oleh

Deasy Ballo Tidak Pernah Mengalihkan Proyek Jalan

Zonalinenews – Oelamasi, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) Deasy Ballo, merasa tidak pernah menginterfensi proyek apa lagi mengalikan proyek pekerjaan jalan yang mengarah  ke tempat pacuan kuda di RT 10 ke RT 17 Kelurahan Babau, Kecamatan Kupang Timur  Kabupaten Kupang. Proyek yang saat ini sedang di kerjakan oleh CV. Wisma Tehnik sepanjang Tiga Kilo di RT 17 Kelurahan Baubau  ini memang dalam hasil pembahasan anggara APBD pada tahun 2014. Demikian disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Kupang Asal Partai PDI Perjuangan kepada wartawan, Kamis 2 Oktober 2014, 11.30 wita di gedung DPRD Kabupaten Kupang.

Deasy Ballo
Deasy Ballo

 

Menurutnya, pada bulan Desember 2013 lalu sebagai DPRD Kabupaten Kupang dirinya, melakukan reses di Rt 17 Kelurahan Baubau dan kebetulan saat itu masa – masa sosilisasi untuk calon anggota DPRD, saat itu juga masyarakat mengeluarkan aspirasi mereka agar, jalan akses masuk ke arena pacuan kuda di Rt 17 ini bisa di perjuangkan anggaranya supaya jalan tersebut bisa di perbaiki.

“Ini semua adalah aspirasi masyarakat, dan saya sebagai anggota DPRD Kabupaten Kupang, saya langasung menyetujui aspirasi masyarakat. Sebagai anggota DPRD saya rasa ini aspirasi masyarakat yang sangat tepat, karena jalan ini sangat berguna untuk akses ke tempat pacuaan kuda, “Katanya.

Tempat pacuan kuda ini. Lanjutnya, adalah salah satu sektor wisata di Kabupaten Kupang, tetapi selama ini sudah di promosikan ke mana – mana tetapi akses jalan menuju ke temapat pacuan kuda kurang di perhatikan.

Ia mengatakan, sebenarnya jalan  yang sudah di kerjakan ini, tidak ada usulan dana  dalam perencanaan dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten kupang. Sehingg dalam pembahasan di komisi C hal ini di angakat, sehingga Komisi C melakukan pemangkasan anggara dari dinas – dinas yang lain.

“Jalan masuk ke tempat pacuan kuda yang sudah dikerjakan saat ini di Rt 17 ini atas perjuagan saya, bukan saya mengalihkan pekerjaan jalan yang harus di kerjakan pada jalan masuk di Rt 10 dan di alihkan ke Rt 17. Pengakuan ini sangat tidak benar, “Unkapnya.

Ia menjelaskan, pada pembahasa anggaran APBD Kabupaten Kupang 2014 Rt 17 yang mengarah ke tempat arena pacuan kuda mendapat perbaikan jalan sepanjang tiga kilo, dan setegah kilo untuk pekerjaan jalan Oninama, berarti total keseluruhan Kelurahan Baubau mendapat pekerjaan jalan taga setengah kilo meter.

“Ini semua jadi temaun saya pada saat saya reses, maka dari itu saya berjuang untuk dua tempat ini. Memang benar jalan masuk ke temapat pacuan kuda ini ada empat akses jalan masuk, tetapi hasil temuan saya ini dan permitaan masyarakat kepada saya, dan untuk di perjuangkan, makanya saya perjuangkan. Kalau ada yang biland saya mengalihkan lokasi proyek itu tidak benar, “Ujarnya. (*hayer)