oleh

Kambing diamankan Satpol PP Kota Kupang Banyak yang Mati

Zonalinenews – Kupang, Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT), bangga dengan  arahan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang agar dalam pelaksanaan penertiban ternak warga yang berkeliaran di wilayah Kota Kupang. Penertiban ini seharusnya melibatkan dinas teknis terkait dalam hal ini Dinas Pertanian, Peternakan, Perkebunan dan Dinas Kehutanan Kota Kupang.  Koordinasi dengan dinas teknis terkait dalam pelaksanaan penertiban ternak memang sudah pernah dilakukan. Namun, selama ini belum terlibat dalam penertiban.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Kupang Thomas Dagang
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Kupang Thomas Dagang

“Kata Kepala Satuan Polis Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Kupang Thomas Dagang kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin 13 Oktober 2014, jam 11.30 wita. Thomas mengatakan, sejak dahulu koordinasi sudah dilakukan, namun mereka tak pernah terlibat dalam penertiban.

Menurutnya, tidak terlibatnya Dinas Pertanian dan Peternakan karena terbatasnya personel di dinas tersebut. Sedangkan  Sat Pol PP rutin menertibkan ternak liar lantaran banyak anggota. “Seherusnya setelah ditertibkan oleh Satpol PP, ternak-ternak tersebut menjadi tanggung jawab dinas teknis terkait, “Katanya.

Ia menjelaskan, dalam penanganan pedagang kaki lima (PKL) dan masalah sesusi aturan , setelah ditertibkan oleh Satpol PP maka penanganan harus di lanjutakan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Perindag). Demikian juga pengamanan ternak – ternak yang berkeliaran seharusnya penanganan di lanjutkan oleh Dinas Pertanian, Peternkan, Perkebunan, dan Kehutaan. “Idealnya seperti itu, tapi selama ini tidak dilaksanakan seperti itu,” katanya.

Ia mengatakan, walau dinas teknis terkait tidak terlibat dan bersama Satpol PP menertibkan, toh Satpol PP tetap melaksanakan penertiban ternak liar. Karena, jika tidak ditertibkan nanti dinilai Satpol PP tidak bekerja maksimal dalam menegakkan peraturan daerah (Perda).

Ia menambahkan, kambing yang diamankan dalam operasi beberapa waktu lalu ada yang sudah diambil pemiliknya. Namun, ada banyak yang sudah mati. “Yang mati itu karena  yang tidak diambil pemiliknya,  dan rata-rata tidak pernah diberi makan saat diamankan di samping kantor Satpol PP, “Ujarnya. (*hayer)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT