oleh

Lurah Naimata Ajak Warga Manfaatkan Lahan Kosong

Zonalinenews-Kupang,- Untuk meningkatkan produktifitas pertanian terutama menjelang musim penghujun pada lahan kering milik warga kelurahan Naimata Kecamatan Maulafa Kota kupang, Lurah Naimata, Melianus Benggu melakukan pemantauan dengan turun lokasi serta mengajak warga kelurahan Naimata agar  lahan kosong milik warga  yang penuh rumput (ditofa ) dibersihkan dengan cara memacul. Kegiatan pantuan ini dilakukan secara rutin.

Salah satu petani Naimata, Abnel Crismna Taosu dan Lurah Naimata, Melianus Benggu dilokasi lahan yang akan ditanam tomat
Salah satu petani Naimata, Abnel Crismna Taosu dan Lurah Naimata, Melianus Benggu dilokasi lahan yang akan ditanam tomat

“Saya melakukan kegiatan ini untuk kepentingan warga saya, sangat disayangkan  lahan luas hanya dibiarkan kosong padahal sedikit lagi musim penghujun tiba, kalau ditaman dengan tanam yang bermanfaat pasti warga saya nantinya sejahtera,”Demikian disampaikan Lurah Naimata , Melianus Benggu kepada zonalinenews Senin 13 Oktober 2014. Pukul 14.30 wita di salah satu lahan warga , Abnel Crismna Taosu yang siap ditanami tomat menjelang musin penghujan.

Menurut Melianus, sebanyak 30 hektar lahan kering yang ada di kelurahan Naimata belum tergarap dengan baik padahal saat ini ada 8 kelompok tani aktif  di kelurahan naimata, namum permasalahan karena tradisi produk musiman seperti jagung masih menjadi trend sedangkan lahan untuk bertani sangat laus.” Yang harus diubah adalah pola pikir bagaimana menciptakan hasil pertanian yang menghasilakan selain jagung itu yang harus ditanamakan,”Jelas Melianus.

Ia menambahkan, 80 persen dari total 3 ribu jiwa jumlah penduduk kelurahan pekerjaan petani dan rata rata rumah di kelurahan Naimata halaman luas sebesar 1000 meter belum lagi warga asli Naimata maksimal memiliki tanah kurang lebih 2 hektar bahkan ada yang lebih. “Kalau Lahan tersebut diolah secara baik pasti akan bermanfaat secara ekonomi dan ini harus dilakuan bersama semua pihak. Budaya Jual tanah untuk pesta pora menjadi tradisi di kelurahan ini, sedangkan kemauan untuk mengelalo tanah, untuk ditanam tanaman yang bermanfaat sangat sedikit bahkan bisa dihtiung dengan jari,” kata Melianus.

Salah satu petani hasil binaan kelurahan Naimata , Abnel Crismna Taosu pada kesepatan tersebut menjelaskan, berdasarkan saran –saran pihak kelurahan pada bulan marat 2014 lalu diriny berhasil memenan tomat sebanyak 350 ember tamot dengan harga per ember 65.000,-.

“Setelah saya tanam tomat di lahan saya yang selama ini dibiarkan kosong dan ditumbuhi rumput seluas 1000 meter dan hasilnya tahun ini saya mendapatkan 20 juta rupiah keuntungan sekali panen dari menanan tomat yang dipasarkan di Supermarket Cemera Indah, Pasar Oebobo dan Pasir Kasih kota kupang,”Kata Abnel Taosu.

Dikatakan Abnel Taosu, dirinya berencana bersama Lurah Naimata juga akan memberdayakan 8 kelompok yang ada di keluarahan Naimata , untuk menanam tanam ekonomis selain jagung di berapa lahan kosong milik warga, sehingga warga Naimata juga bisa merasakan hasilnya. “jangan hanya biarkan lahan kosong ditanami rumput. Budaya malas masih tertanan di warga sehingga kalau kita bersama dengan pihak pemerintah rutin mengajak masyarakat untuk menanam, pasti akan bermanfaat. Yang pasti kebiasaan jual tanah untuk pesta sedini mungkin dicegah di kelurahan Niamata,”Pintanya.(*rusdy)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT