oleh

Petani Bello Resah, Proyek Irigasi Asal Jadi

Zonalinenews- Kupang NTT – Sebagian besar masyarakat petani Di Kelurahan Bello Kecamatan Maulafa Kota Kupang Nusa Tenggara Timur yang selama ini menggantugkan hidup pada pertanian saat ini resah dengan adanya proyek irigasi di wilayah itu. Sebab sejak dikerjakan 02 Oktober 2014 lalu diduga proyek tersebut dikerjakan asal jadi tanpa perencanaan yang matang. Akibatnya puluhan hektar tanaman bertanian di wilayah itu tidak bisa diari. Habel Tuan (50) dan Obet Takene (48) kepada Senin 13 oktober 2014 mengatakan, proyek penggalian saluran air yangmenggunakan eksavator (alat berat) hanya dilakukan sekitar 10 meter dari sumber air, akibatnya proses mengalirnya air tidak lancar sehingga air tergenang di lokasi tertentu tidak sampai pada areal (lokasi) pertanian milik warga. Hal ini menyebabkan tanaman milik warga seperti sayur, tomat, jagung dan tanaman lainnya mati sebelum waktunya dipanen.

“Pak lihat saja proyek dikerjakan asal jadi, eksevator hanya kerja sedikit saja
tidak lanjut, sehingga air tidak lancar masuk di areal pertanian kami,” ungkap Habel sambil menunjuk

pada areal pertanian yang kering. Hal yang sama juga di ungkapkan Ketua RT 06 Kelurahan Bello Yusup Tuan yang mengaku dirinya tidak mengetahui secara pasti sumber proyek dan besar dananya sebab tidak disampaikan kepada pengurus lingkungan. “Nanti pak wartawan tanya saja ke lurah karena saya sendiri tidak tahu-menahu sumber proyek itu,” tandasnya.

 

Untuk mengatasi hal tersebut, menurut Ketua RT pihaknya akan meminta warga untuk meminta pertanggungjawab Pemerintah Kota Kupang melalui Lurah dan Camat karena akibat proyek itu banyak tanaman warga yang mati sebelum dipanen. Lurah Bello Marthen L.Benu yang dihubungi wartawan media ini melalui HP hari yang sama merespon  telpon . (*goris)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT