oleh

280 Juta Rupiah Untuk Satu Kasus Korupsi

Media Group : Zonalinenews,Erende Post –Kupang, – Dalam pengungkapan kasus dugaan korupsi di Nusa Tenggara Timur (NTT)  yang ditangani oleh pihak Kepolisian baik itu Polres maupun Polda NTT diberikan biaya operasional sebesar Rp 208 juta.

Ilustrasi Uang
Ilustrasi Uang

Kapolda NTT, Endang Sunjaya kepada wartawan, Selasa 11 November 2014  mengatakan bagi tim penyidik tindak pidana korupsi kepolisian dalam mengungkap sala satu kasus dugaan korupsi di NTT diberikan biaya operasional sebesar Rp 208 juta.

Untuk itu, lanjutnya, pengungkapan kasus korupsi yang dilakukan oleh pihak kepolisian di NTT harus nilai korupsinya diatas biaya operasional yang diberikan Mabes Polri, jangan dibawa nilai atau biaya operasional yang diberikan.

“Kasus korupsi yang ditangani oleh polisi nilai kerugiannya harus melebihi biaya operasional yang didapat oleh polisi, tidak boleh dibawah biaya operasional itu, “ kata Sunjaya.

Dijelaskan Sunjaya, jika kasus korupsi yang ditangani oleh tim penyidik tindak pidana korupsi polisi di NTT yang nmilainya kurang dari biaya operasional yang ada, bukan negara diuntungkan namun sebaliknya negara sangat dirugikan karena biaya operasionalnya lebih besar dari nilai kerugian negaranya.

“Saya harap nilai kerugian dalam kasus korupsi yang ditangani polisi jangan lebih kecil dari biaya operasional. Karena itu negara akan rugi karena biayanya lebih besar, “ katanya.

Untuk diketahui sejauh ini Polda NTT tengah menangani kasus dugaan korupsi dana Hibah di kabupaten Alor dan kini Polda NTT tengah menetapkan 3 orangs ebagai tersangka (tsk). Serta kasus lain yang ditangani Polda NTT yakni pengadaan pupuk di Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) NTT yang sudah divonis oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Kupang.

Sedangkan Polres Kupang Kota, sejauh ini tengah menangani kasus dugaan korupsi di KPU NTT tahun 2014 senilai Rp 249 juta. Kasus tersebut tim penyidik Mapolresta Kupang Kota tengah menetapkan 3 orangs ebagai etrsangka. Sedangkan kasus lain seperti kasus PNPM mandiri di Kelurahan Penfui yang juga telah divonis oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Kupang. (*che)

 

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT