oleh

Ijin Usaha UD Mitra Flobamora Jaya Dicabut BPPT Kota Kupang

Media Group : Zonalinenews,Erende Post ,-Pemerintah Kota Kupang melalui Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT) Kota Kupang telah mencabut ijin usaha dari UD Mitra Flobamora Jaya. Pasalnya si  Pemilik UD Mitra Flobamora Jaya,  Agus Santoso SE  dua kali mangkir  dari  panggilan BPPT Kota Kupang. Demikian disampaikan Kepala Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT) Kota Kupang, Noce Nus Jumat 7 November 2014 Puku 10.00 wita di kantor BPPT.

2 Mobil Box Milik UD Mitra Flobamora Jaya yang diamankan Sat Pol PP kota Kupang
2 Mobil Box Milik UD Mitra Flobamora Jaya yang diamankan Sat Pol PP kota Kupang

 

Dikatakannya, Pemilik UD Mitra Flobamora Jaya telah disurati 6 Oktober  2014 lalu ,  dua surat panggilan sudah dilayangkan kepada pimpinan UD Mitra Flobamora Jaya  namun pemiliknya enggan menghadap ke kantor makanya  ijinnya dicabut.

“Siapapun berhak melakukan usaha di Kota Kupang, namun  setiap pengusaha harus mematuhi peraturan yang berlaku di kota ini, karena ada beberapa persyaratan yang tidak di kantongi UD Mitra Flobamora Jaya,ijinnya dicabut,” tegas  Noce Nus.

Di NTT  Menurut Noce , terdapat  empat  pengusaha mengantongi ijin untuk memasukan produk telur ke NTT dari Dinas Peternakan, yaitu tiga  perusahaan dari Jawa Timur dan satu  perusahaan dari Bali, sedangkan UD Mitra Flobamora Jaya tidak mempunyai ijin ini , akibatnya  UD Mitra Flobamora Jaya harus mengambil telur dari empat perusahaan pemasuk telur di NTT, namun karena UD Mitra Flobamora Jaya  mau berdiri sendiri dan tidak mau memasuk telur dari  empat perusahaan ini maka dia harus mengurus ijin, dan ijin ini harus mendapat rekomondasi dari dinas Peternakan Propinsi serta SK Gubernur NTT.

“Telur- telur  ini  harus di tes di lab Balai Karantina  serta layak sehat  dan  harus ada pernyataan kesanggupan dari perusahaan untuk memasukan telur di Kota Kupang kapanpun, bila perusahaahn tidak sanggup maka perusahaan tidak layak,  wajib dikenakan sanksi dan denda ,”Ungkap Noce Nus.

Terkait penahanan   2 mobil box dengan nomor polisi L 8466 UP  dan L  9568 UP yang saat ini diamankan  oleh Satauan Polisi Pamang Praja (Sat Pol PP) Kota Kupang kurang lebih sebulan serta tindakan anarkis oleh sat Pol PP terhadap karyawan UD Mita Flobamaora Mandiri , Noce Nus menjelaskan, seharusnya Pol PP  dalam melakukan penertiban tidak anarkis. Pol PP harusnya lebih persuasif dalam melakukan penertiban, yang diamanakan seharusnya telur –telur bukan yang diamankan mobilbox , ini  tindakan pencurian.

“ Jadi Kalau pengusaha melaporkan Pol PP melakukan tindakan pencurian serta kekerasan , ada betulnya juga sebagai pemrinta kita harusnya melakukan pembinaan terhadap para pengusaha ,” jelas Noce.

Pemilik UD Mitra Flobamora Jaya, Agus Santoso SE  ketika dihubungi  Via telpon beberapa waktu menegaskan, semua ijin –ijin usaha perusahaannya sangat lengkap, mulai dari SITU  ,SIUP  serta rekomanadasi dari lurah telah dikantonginya , bahkan dari balai karantina Kupang untuk telur layak sehat  dan dokter serta hasil Lab telah dikantonginya. Untuk itu dirinya mempunyai kewajiban untuk memasukan telur di NTT dan Kota Kupang. “ Sebagai warga kota kupang dan NTT dirinya juga punya hak untuk berusaha jangan hanya telur di monopoli  oleh 4 perusahaan   di NTT dari tahun ke tahun ini ada apa,”kesalnya. (*rusdy)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT