oleh

Pasien BPJS di RSUD Ba’a Tak Dilayani Obat

Media Group : Zonalinenews, ERENDE POS ;-  Sejumlah pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ba’a, Kabupaten Rote Ndao yang menggunakan jasa Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) tidak dilayani obat-obatan.

BPJS kesehatan

 

Pasalnya persediaan obat-obatan bagi pasien yang menjalani perawatan di RSUD itu menggunakan kartu BPJS telah habis sehingga pasien harus membeli obat sendiri di luar rumah sakit milik pemerintah Kabupaten Rote Ndao tersebut.

Informasi yang berhasil dihimpun wartawan di RSUD Ba’a, Rabu 4 November 2014 menyebutkan, diperkirakan 60 persen pasien yang menggunakan kartu BPJS terpaksa membeli obat di luar sebab ketersediaan stok obat di rumah sakit minim.

Disebutkan, selama beberapa waktu terakhir pasien BPJS yang menjalani perawatan di RSUD Ba’a membayar  fasket tingkat satu atau klas satu. Pembayaran langsung disetor ke BPJS sebesar Rp52 ribu per bulan.

Salah seorang pasien, Yakop Nalle,kepada wartawan di RSUD Ba’a, Rabu 5 November 2014 pukul 09.00 wita  mengungkapkan, dirinya salah seorang anggota BPJS. Saat ini dirinya  menjalani perawatan di RSUD Ba’a, ia  disediakan sarana penginapan dan beberapa fasilitas lainya tetapi tidak menyediakan kebutuhan obat bagi pasien BPJS.

Kepada wartawan ia mengaku kecewa dengan pihak RSUD Ba’a dan pihak BPJS. Ia mengaku, dirinya terdaftar sebagai pasien pemakai jasa BPJS fasket tingkat pertama dengan pembayaran sebesar Rp52ribu per bulan.

Saat  menjalani perawatan di RSUD Ba’a, dirinya tidak mendapatkan obat sebab menurut dokter yang merawatnya  bahwa saat ini stok obat di RSUD sedang kosong. Ia disarankan untuk membeli obat dari apotik di luar RSUD Baa.

“Jangankan obat, botol infus saja kami harus beli dari luar. Saya sangat kecewa dan bukan saja dengan pihak RSUD Ba’a tetapi dengan pihak BPJS. Sebagai pengguna BPJS kami sangat kecewa sebab apa yang mereka bicarakan saat kami mendaftar berbeda saat kami berobat di sini. Selama ini kami rutin membayar iuran BPJS dengan memotong gaji kami secara langsung,”ungkapnya.

Menurut dia, semestinya pihak RSUD tidak mengabaikan pelayanan kepada pasien da nada konsistensi antara program dan kegiatan nyata. Sementara pihak BPJS kata dia, semestinya melaksanakan pengawasan di rumah sakit sehingga anggota BPJS tidak dirugikan.(*eno)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT