oleh

Pembangunan Dua Ruang di SMAN 9 Kupang Rampung

Media Group : Zonalinenews,Erende Pos -Kupang ,– Pembangunan dua ruang kelas di SMAN 9 Kupang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2013 ybaru rampung dikerjakan.Hal ini dikemukakan Kepala Sekolah SMAN 9 Kupang, Kris Nenabu kepada wartawan saat dihubungi pertelepon, Selasa 18November 2014.

Ia mengatakan hal ini menjawab wartawan soal pembangunan dua unit ruangan di sekolah itu yang pengerjaannya diduga terbengkalai.

Menurutnya, rekanan yang mengerjakan proyek tersebut telah menuntaskan pekerjaan dan pihaknya telah mengisi peralatan laboratorium di dua unit ruangan tersebut.

“Pembangunan gedung dua ruang kelas ditambah gedung laboratorium sudah diselesaikan oleh CV. Desain kemarin. Tadi (kemarin, red) Pak Okto dan Pak Diki dari Dinas PPO Kota Kupang juga sudah datang untuk melihat gedungnya,”terangnya.

Sebelumnya, Pengerjaan dua unit ruangan di SMAN 9 Kupang yang mulai dikerjakan tahun anggaran 2013 lalu menggunakan anggaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) TA.2013 lalu senilai Rp. 558.488.000 tersebut, hingga saat ini belum tuntas.

Ironisnya, meski pengerjaan dua unit bangunan pengerjaan tak tuntas tersebut namun sejumlah pihak yang bertanggungjawab atas proyek itu terkesan menghindar.

Mantan Kepala Sekolah SMAN 9 Kupang Adam Aserekal selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) saat proyek itu diluncurkan tahun anggaran 2013 lalu, yang dihubungi wartawan pertelepon, Rabu (12/11) kemarin, menghindar.

Mengetahui yang menghubunginya wartawan, Adam Aserekal langsung memutuskan telepon. Saat wartawan kembali menghubunginya beberapa kali namun Adam Aserekal tetap tidak menjawabnya.

Sedangkan Kepala Dinas PPO Kota Kupang melalui Kabid Dikmenum Dinas PPO Kota Kupang, Okto Nitboho, salah seorang stafnya mengatakan yang bersangkutan sedang bertugas di Jakarta.

Sementara Kepala Dinas PPO Provinsi Nusa Tenggara Timur, Petrus Manuk yang dikonfirmasi wartawan terkait masalah itu di kantor Dinas PPO, Rabu (12/11) kemarin mengaku sibuk.

“Saya lagi sibuk,”kata Manuk.

Pimpinan CV. Desain, Thomas Tododjahi yang mengerjakan proyek itu hingga saat ini belum berhasil dihubungi wartawan.

Untuk diketahui, pembangunan penambahan dua unit ruangan baru di SMAN 9 Kupang yang dibangun sejak tahun 2013 lalu hingga saat ini belum tuntas dan dibiarkan mubazir

Sesuai rencana, pelaksanaan pekerjaan dua unit ruangan yang menelan anggaran senilai Rp. 558.488.000 digunakan untuk ruang laboratorium biologi di tambah dengan perabot. Meski dalam perencanaan proyek, kegiatan hanya dilaksanakan 120 hari kerja namun hingga saat ini dua ruangan itu belum juga selesai.

Kepala Sekolah SMAN 9 Kupang, Kris Nenabu saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, akhir pecan kemarin mengaku tak tahu proses pembangunan kedua unit ruangan itu.

“Saya tidak tahu proses pembangunan kedua bangunan ini karena sebelumnya saya masih menjabat Kepala Sekolah di SMAN 8 Kupang dan saat menjabat Kepala SMAN 9 sudah terjadi perjanjian kontrak antara mantan Kepala Sekolah Adam Aserakal M. Si dengan pihak kontraktor Tomas Tododjahi pimpinan CV. Citra Desain untuk membangun kedua bangunan tersebut,”ungkapnya.

Sesuai aturan kata dia, pekerjaan tidak boleh dikontrakkan ke pihak ketiga. Namun menurutnya, saat itu mantan kepala SMAN 9 Kupang, Adam menyatakan dilakukan pengontrakan atas perintah Dinas PPO Kota Kupang.

“Menurut Pak Adam dikontrakan ke pihak ketiga karena disuruh oleh dinas PPO Kota Kupang, katanya supaya cepat selesai. Tapi sampai saat ini entah kenapa pekerjaan pembangunan dua ruang kelas dan laboratorium biologi bersama perabotannya belum selesai- selesai juga,”ungkapnya

Masih menurutnya, ia pernah mengkonfirmasikan hal itu ke rekanan alas an pekerjaan diterlantarkan, diperoleh jawaban karena kekurangan dana.

“Saya sudah konfirmasi kepada pihak kontraktor yakni pak Tomas tetapi ia beralasan bahwa kekurangan dana dan kesusahan bahan bangunan dan harus ke  pak Adam terlebih dahulu,” terangnya.

Masalah itu kata tambahnya, telah diaudit oleh tim dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan dan telah meminta Tomas Tododjahi   membuat surat pernyataan, akan tetapi hasilnya juga tidak ada.

“Saya juga sudah melaporkan masalah ini kepada Dinas PPO Kota Kupang akan tetapi jawaban dari dinas nanti baru di selesaikan,”katanya.(jhn)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT