oleh

Pemkot Kupang Jangan Arogan

Media Group : Zonalinenews, Erende Pos – Oelemasi, Terkait keinginan Wali Kota Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) yang akan mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) Kota Kupang tentang ijin trayek angkutan umum pedesaan yang masuk di wilayah Kota Kupang, seperti trayek Baumata – Kupang hanya bisa sampai di wilayah perbatasan Kabupaten Kupang dan Kota Kupang yaitu di Kelurahan Penfui Kecamatan Maulafa Kota Kupang.

Menangapai persolan ini Kepala Dinas (Kadis)  Perhubungan dan Komunikasi Kabuapten Kupang, Thomas Sonbait, saat di konfirmasi media ini di ruang kerjanya, Selasa 25 November 2014, jam 10.30 wita. Mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang juga tidak ingin mengabaikan pelayanan terhadap masyarakat, maka dari itu apa bila keinginan Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang untuk menegluarkan Perda ijin trayek tersebut harus bisa duduk bicara bersama – sama antar Pemkab Kupang dan Pemkot Kupang untuk membicarakan hal tersebu. “Pemkab Kupang Tidak pernah keberatan dengan apa yang menjadi keinginan Pemkot Kupang, Tapi Pemkot Kupang Juga jangan arogan hanya bisa menetapkan secara sepihak. Kitakan bisa duduk bicara sama – sama antara dua belah pihak, karena ini semua demi peleyanan terhadap masyarakat juga, “Katanya

Menurut Thomas, dirinya tidak keberatan dengan kenginan Pemkot Kupang untuk mengeluarkan Perda Kota Kupang tentang ijin trayek angkutan umum pedesaan. “Kita tidak keberatan apa yang harus di lakukan Pemkot Kupang, tetapi demi pelayanan masyarakat. Jadi dari Pihak Pemkot Kupang dan Pemkab Kupang untuk duduk bica bersama untuk menyiapkan fasilitas, “Katanya.

Dia mengatakan, apa yang menjadi keinginan Pemkot Kupang sangat benar, tetapi duduk bersama antara dua belah pihak ini sangat penting sehingga tidak mengorbankan kepentigan pelayanan masyarakat juga. “Kita jangan karena di pilih oleh masyarakat sehingga kita bisa  seenak – enaknya, apa yang ingin dilakukan hanya semaunya saja,  “Unkapnya.

Lanjutnya, Pemkot harus  bisa menjelaskan kepada Pemkab alasannya sehingga bisa melakukan pembatasan ijin trayek sampai  di perbatasan daerah Kelurahan Penfui , sedang trayek lainnya sudah masuk di  batas wilayah harus di hentikan , agar tidak boleh masuk sampai di wilayah Kota Kupang. “ Kita semua mempunyai kewenangan masing – masing, jadi kalalu memeng ini tidak bisa untuk duduk bersama. Maka Pemkab juga bisa mengambil sikap tegas dengan melakukan kewenangannya sendiri. “Apa bila sudah duduk bersama dan tidak ada titik temu maka Pemkab akan memgambil sikap tegas untuk kendaraan dari Kota Kupang juga tidak boleh melewati wilayah Kabupaten Kupang, “Tegasnya.

Dia mejelaskan, terdapat  tiga titik trayek angkutan umum pedesaan  Kabupaten  Kupang  yang masuk batas wilayah Kota Kupang itu adalah Kewenagan Pemerintah Prvonsi NTT. “Tidak ada  titik masuk batas wilayah ini kewenangan besar dari pihak Provinsi. Kita Pemerintah Kabupaten Kupang hanya menuruti, toh ini semua demi kepentigan masyarakat juga, “Ujarnya. (*hayer)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT