oleh

Wali Kelas Usir Siswa SMP 10 Kupang

Media group : Zonalinenews,Erende Posr –Kupang,– Yonatan Bois siswa kelas 9 I di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SPMN) Kupang diusir pulang oleh Wali Kelasnya dari SPMN 10 Kupang. Peristiwa itu terjadi sejak, Rabu  12November 2014.

Elias Ludji Pau orang tua wali dari Yonatan Bois yang ditemui di Kupang kepada waratwan, Jumat (14/11) mengatakan wali kelas 9 I SMPN 10 Kupang, mengusir anaknya dari sekolah karena tidak memiliki SKHU.

Dijelaskan Elias, anaknya di usir sejak Rabu 12 November 2014 lalu. Akibat diusirnya anaknya tidak bisa mengikuti kegiatan belajar mengajar di SPMN 10 Kupang selama dua hari yakni dari tanggal 12-13 November 2014 lalu.

Hal itu dilakukan walikelasnya karena Yonatan tidak memiliki SKHU.

“Maaf saya tidak bisa sebut nama gurunya dan kepala sekolahnya. Tapi wali kelas dari Yonatan Bois anak saya diusir dari sekolah oleh wali kelasnya sendiri. Sudah dua hari anak saya tidak bias sekolah karena alas an SKHU tidak punya, “ terang Elias.

Menurut Elias, SKHU semenjak anaknya di pindahkan dari sekolah asalnya di Desa Oeltua, anaknya itu tidak memiliki SKHU dari sekolah asal. Namun dari sekolah asalnya telah diberikan surat keterangan yang mengatakan SKHU masih dalam kepengurusan sehingga diberikan surat keterangan namun Wali Kelasnya tidak mau menerima alasan tersebut.

Hal itu akhirnya diadukan ke kepala sekolah SPMN 10 Kupang. Dari hasil koordinasinya dengan kepsek SMPN 10 Kupang, akhirnya diputuskan untuk kembali mengikuti pelajaran di sekolah meskipun tanpa SKHU karena masih dalam proses.

Sehingga, katanya, anaknya bisa kembali mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KMB) di sekolah pada Jumat  14 Novemver 2014. Namun mengenai SKHU, pihak dinas PPO Kota Kupang harus bertanggungjawab atas hal itu, karena SKHU merupakan tanggungjawab dinas PPO Kota Kupang. (*che)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT