by

Kinerja instansi Pemerintah Manggarai Cukup Baik

Media Group: Zonalinenews, Erende pos – Ruteng ,- Evaluasi terhadap sistem akuntabilitas kinerja instansi Pemerintah (SAKIP) Kabupaten Manggarai dinilai cukup baik oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Pada tahun 2013, Pemerintah Kabupaten Manggarai memperoleh nilai sebesar 51,98 atau dengan predikat penilaian “CC” atau cukup baik. Jika dibandingkan dengan hasil evaluasi SAKIP tahun 2012, Pemkab Manggarai memperoleh predikat penilaian C atau cukup dengan bobot 38,51.

Bupati Manggarai Kristian Rotok
Bupati Manggarai Kristian Rotok

Bupati Manggarai, Drs.Christian Rotok, Senin (15/12) di Kantor Bupati Manggarai, mengatakan, nilai ini merupakan akumulasi penilaian terhadap seluruh komponen manajemen kinerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Manggarai yang dievaluasi.

Evaluasi ini, kata Rotok ditujukan untuk menilai implementasi dan pengembangan akuntabilitas kinerja di lingkungan Pemkab Manggarai dalam rangka mendorong terwujudnya pemerintah yang berorientasi kepada hasil (result oriented government).

Dia mengakui evaluasi terhadap akuntabilitas kinerja instansi pemerintah Kabupaten Manggarai belum memuaskan, namun pihaknya tetap bangga ada perubuhan kinerja yang cukup signifikan dari tahun ke tahun. “Karakteristik instansi CC itu akuntabilitasnya cukup baik, taat kebijakan, memiliki system yang dapat digunakan soal informasi kinerja untuk pertanggungjawaban,” ujar Rotok.

Tantangannya, ujar Rotok, dihadapai sebuah pemerintahan yang baru dengan gaya kepemimpinan yang berbeda. Ada surat resmi Presiden yang menekankan pentingnya pola hidup sederhana dan buat laporan aplikasi pola hidup sederhana, artinya diterjemahkan sesuai tuntutan.

Untuk diketahui, ada lima komponen yang dijadikan dasar penilaian diantaranya komponen perencanaan kinerja dengan bobot tertinggi 35, bobot capaian tahun 2012 17,37 dan naik di tahun 2013 menjadi 19,91. Komponen pengukuran kinerja dengan bobot tertinggi 20, bobot capaian tahun 2012 3,46, dan naik pada tahun 2013 menjadi 10,63. Komponen pelaporan kinerja bobot nilai tertinggi 15, bobot nilai yang dicapai tahun 2012 5,98 dan naik pada tahun 2013 menjadi 7,35. Evaluasi kinerja dengan bobot tertinggi 10, bobot nilai yang dicapai tahun 2012 sebesar 2,28. Di tahun 2013, bobot capaiannya sebesar 4,61. Sedangkan komponen capaian kinerja, bobot tertingginya mencapai 20, di tahun 2012 bobot capaian sebesar 9,42 dan mengalami kenaikan pada tahun 2013 sebesar 9,48.

Selain itu, Kepala Bagian Organisasi Pemerintah Kabupaten Manggarai, Remigius Harum,S.Fil kepada wartawan menerangkan bahwa penilaian ini adalah penilaian yang sifatnya administrative.

“Untuk komponen perencanaan kinerja harus dilakukan review terhadap dokumen perencanaan kinerja seperti RPJMD, RENSTRA, dan RKT. Meningkatkan keselarasan atau keterkaitan antara perencanaan kinerja dan penganggarannya. Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap Penetapan/Perjanjian Kinerja yang sudah disepakati dan ditandatangani. Sehingga perjanjian kinerja dijadikan sarana untuk menagih janji,” ujarnya.

Dari sisi pengukuran kinerja, yang dipakai instrument Indikator Kinerja Utama (IKU). “IKU direview sampai tingkat SKPD untuk memastikan kualitas indicator yang ada tetap terjaga dengan memperhatikan criteria indicator yang baik yaitu spesifik, relevan, terukur, dan cukup, selanjutnya memanfaatkan IKU dalam dokumen Renstra, Rencana Kinerja Tahunan, Penganggaran, Penetapan Kinerja, Laporan Kinerja serta evaluasi internal,” ungkapnya.

Sedangkan pelaporan kinerja tinggal disempurnakan penyajian analisis dan pembandingan kinerja pada laporan kinerja yang akan datang sehingga menggambarkan capaian, kemajuan dan posisi kinerja atau prestasi pemkab dan SKPD. Kemudian penyajian pelaporan tahun berjalan dan tahun sebelumnya harus muncul dalam website Pemkab Manggarai atau media informasi lainnya dan memastikan informasinya selalu di-update.

Soal evaluasi kinerja, jelas Harum, kualitas hasil evaluasi akuntabilitas kinerja harus ditingkatkan dengan cara meningkatkan pemahaman evaluator internal, dalam hal ini inspektorat, akan SAKIP. Kualitas evaluasi atas program juga perlu ditingkatkan sehingga dapat disimpulkan keberhasilan atau kegagalan suatu program.

Selain itu, komponen capaian kinerja adalah murni penilaian pihak Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. “Pihak Menpan RB merekomendasikan agar sumber daya manusia aparatur dalam lingkup Pemkab Manggarai harus ditingkatkan,” ujarnya .(*kons)

Penulis: zonaline news

Gravatar Image
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT