oleh

Wakapolda NTT bantah Anggotanya Lalukukan Pemukulan

Media Group : Zonalinenews,Erende Pos-Kupang- Kalau ada aparat saya yang benar melakukan pemukulan terhadap rekan-rekan mahasiswa ataupun aktifis saya minta maaf,” Demikian diungkapkan Wakapolda NTT Kombes Pol Sumartono Jochanan kepada  para aktfis Persatuan Mahasiswa Katholik Indonesia (PMKRI) cabang NTT di sela-sela rapat dengar pendapat antara DPRD Provinsi NTT, Aktifis PMKRI dan Polda NTT di ruang Komisi V DPRD provinsi NTT Kamis,04 Desember 2014.

Wakapolda NTT Kombes Pol Sumartono Jochanan
Wakapolda NTT Kombes Pol Sumartono Jochanan

 

Wakapolda NTT menegaskan, seharusnya pihak Polda NTT dan para aktifis lebih fokus pada akar permasalahan yakni, masalah human traffiking yang akhir –akhir ini dibicarakan ditingkat nasional,dengan demikian bentrokan yang terjadi beberapa hari lalu tidak perlu lagi diperpanjang,”sebaiknya kita fokus pada akar permasalahan jangan lagi timbulkan permasalahan baru,” ungkapnya.

Dirinya membantah kalau pihaknya tidak melakukan pemukulan serta penyerangan terhadap mahasiswa yang melakukan aksi demo pasalnya, dari kronologis yang di ketahui saat terjadi aksi demo yang berujung bentrokan salah satu anggota Polda NTT  atas nama Gun Dias pergi untuk merelai kedua belah pihak,” Saat itu Tujuan pak Gun Dias untuk menetralkan Situasi dengan merelai kedua belah pihak dan tidak ada pemukulan saat itu,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut Wakapolda NTT mengatakan, pihak Polda NTT telah berkomitmen untuk memberantas trafficking di NTT untuk itu tidak ada ampun bagi mereka yang melakukan perdagangan manusia di NTT,”Tidak ada ampun bagi mereka, sekalipun itu aparat,” pungkasnya. (*ega)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT