Kejati NTT, Tetapkan Kasatker MBR Sebagai TSK

John W Purba, SH, MH
Bagikan:

Media Group – Kupang,- Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT) yang menangani kasus dugaan korupsi dana Monitoring dan Evaluasi (Monev) tahun 2013 senilai Rp 154 miliar, menetapkan TRS selaku Kasatker dalam proyek itu sebagai tersangka (tsk).

John W Purba, SH, MH
John W Purba, SH, MH

 

Kajati NTT, John W Purba, SH, MH yang ditemui wartawan diruang krjanya, Jumat 9 Januari 2015 pukul 16,00 wita menegaskan dalam kasus dugaan korupsi dana Monev tahun 2013 senilai Rp 154 miliar, Kejati NTT menetapkan TRS selaku Kasatker proyek MBR sebagai tsk.
“dalam kasus dugaan korupsi dana Monitoring dan Evaluasi (Monev) tahun 2013 lalu, senilai Rp 154 miliar, Kejati NTT tetapkan TRS selaku kasatker sebagai tsk, “ tegas Purba.
Selain TRS yang ditetapkans ebagai tsk, lanjut Purba, Kejati NTT turut menetapkan 3 orang lainnya sebagai tersangka yakni DG, EI, dan BT. Ketika tersangka tersebut merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam proyek dana Monev tahun 2013.
Dijelaskan Purba, para tersangka segera dipanggil untuk diperiksa sebagai tersangka di Kejati NTT oleh tim penyidik Kejati NTT. Khusus untuk TRS selaku Kasatker pihaknya akan bersurat ke Kemenpera berkaitan dengan pemeriksaan TRS sebagai tsk.
“Kami akan bersurat ke Kemenpera berkaitan dengan pemeriksaan TSR sebagai tsk dalam kasus itu oleh tim penyidik Kejati NTT, “ kata Purba. Untuk diketahui, dana monev yang dikucurkan di NTT tahun 2013 sebesar Rp 154 miliar. Dari jumlah itu, sekitar Rp 25 miliar sudah dicairkan, sisanya belum. Kasus MBR yang sedang diusut Kejati NTT adalah proyek rumah papan dan swadaya tahun 2012. (*che)


Bagikan:
BACA JUGA:   Kejati NTT Dinilai Mandul , Berkas Dugaan Korupsi PLS Diambil KPK
Advertisement