DANDIM DAN KAPOLRES FLOTIM SIDAK HARGA PASAR

Dandim dan Kapolres Flotim pantau harga di pasar
Bagikan:

Dandim dan Kapolres Flotim pantau harga di pasar
Dandim dan Kapolres Flotim pantau harga di pasar

Zonalinenews- Larantuka, Komandan Komando Distrik Militer (KODIM) 1624 Flores Timur Letnan Kolonel Dady R dan Kepala Polisi Resort Flores Timur Yandri Irsan, S.H., S.IK., M.Si Kamis, 23 juni 2016 melakukan Sidak harga di pasar Inpres Daerah Larantuka.

Kehadiran keduanya di pasar tersebut, dimaksudkan memantau secara langsung kondisi harga terkini dari sembilan bahan pokok (sembako), kebutuhan masyarakat Flores Timur jelang Ramadhan.

Menurut Dandim Dady R, rata-rata harga sembako, ikan dan sayur di pasar Inpres Larantuka, relatif normal. Kenaikan berkisar Rp.1000-2000. Jangan sampai terjadi kenaikan harga secara tajam karena akan mempengaruhi daya beli masyarakat. Selain mensurvey harga pasar, kehadiran keduanya juga memantau dan mencegah adanya para spekulan dan pelaku usaha yang sering melakukan penimbunan sembako dengan memanfaatkan moment hari besar keagamaan, sehingga merugikan masyarakat banyak.

“Kami bersama-sama mengunjungi pedagang sembako, ikan dan  sayuran tapi rata-rata normal. Hanya kenaikan Rp.1000-2000. Ada yang turun, jadi saya rasa kenaikan tidak begitu signifikan. Jangan sampai ada kenaikan yang begitu banyak, sehingga mempengaruhi daya beli masyarakat, itu aja. Karena himbauan dari komando atas kita harus benar-benar survei, jangan sampai ada penimbunan barang dan spekulan. Sehingga ada yang diuntungkan, sementara masyarakat dirugikan.

BACA JUGA:   Kendaraan Dinas dan Pribadi Prajurit Korem Baladhika Jaya Disidak

Terkait adanya peningkatan jumlah pengunjung pasar Inpres Larantuka jelang Ramadhan, orang no satu di jajaran Kodim Flores Timur kepada wartawan mengatakan bahwa adanya peningkatan jumlah pengunjung dibandingkan dengan hari-hari biasanya, hal ini lebih dikarenakan adanya kenaikan kebutuhan jelang buka puasa.

Darmawati 36 tahun salah seorang pedagang di Pasar Inpres Daerah Larantuka, kepada Zonalinenews menjelaskan ada kenaikan harga cukup tajam pada Minyak Goreng merk Lovina kemasan 5 Liter dan gula pasir kemasan 1 kg merk Piramid. Minyak goreng naik lima sampai sepuluh ribu rupiah sementara gula pasir naik sebesar dua ribu rupiah. Adanya kenaikan harga karena, ikut naiknya harga dari agen  Surabaya. Sementara harga kebutuhan lainnya masih normal.

“yang naik tinggi itu minyak goreng lovina 5 literan dan gula pasir Kristal. Kemarin biasanya saya jual Rp. 55.000,- per jerigen sekarang sudah Rp.  65.000,,- Gula pasir biasanya Rp. 15000,- sekarang sudah Rp. 17.000,-“  ucapnya.

Melihat trend kenaikan harga sembako yang sering terjadi jelang hari-hari besar keagamaan, diharapkan Dinas terkait secara kontinue melakukan pengontrolan sehingga harga bisa terus stabil, demikian harapan ibu Agripina  Riberu salah seorang pengunjung pasar. (*Boney)


Bagikan:
Advertisement