oleh

JOHN RICARDO: TIDAK BENAR KAMI DEMO KAPOLDA

Foto bersama Forum  dan Kapolres Flotim
Foto bersama Forum dan Kapolres Flotim

Zonalinenews- Larantuka, Ketua Forum SADAR Flores TImur (Solidaritas Anak Daerah) dan Ketua Forum Selingkuh yang dikomandani Gerard Bacenty dan Petrus Tadon Kedang, Bahtiar Lamawuran dan John Ricardo serta anggota Forum , 1 Juni 2016 menyambangi  Markas Kepolisian Resort Flores Timur.

Maksud kedatangan Forum  selain mengucapkan selamat  datang kepada Kapolres AKBP Yandri Irsan, S.H, S.I.K, M.S  sebagai Kapolres baru menggantikan Ferry Boedianto, juga menyampaikan harapan dan beberapa  persoalan yang terjadi pada masa kepemimpinan Kapolres lama.

Pada kesempatan tersebut, John Ricardo yang didaulat  sebagai pembicara pertama mengatakan bahwa masyarakat Flores Timur bersyukur mendapatkan seorang Kapolres dengan lulusan SESPIM terbaik ke dua.

“Beliua ini lulusan SESPIM terbaik ke dua.  Kita sebenarnya  mendapat berkah bahwa ada orang terbaik yang datang di tempat kita dan untuk itu jaminan bahwa saya dan teman-teman berharap Polres Flotim ke depannya  ini akan lebih baik dari sebelumnya” ujar Ricardo.

Ricardo menjelaskan bahwa kehadiran pihaknya sekaligus memberi jawaban bahwa  gerakan (aksi demo) yang pihak lakukan sebelumnya bukan karena tidak suka dengan Institusi Kepolisian, melainkan sebaliknya. Sekedar memberi koreksi bahwa pada dasarnya tugas kepolisian  mengayomi dan melindungi masayarakat.

Selain itu, Ricardo  menyangkal keras bahwapihaknya  mendemo Kapolda.

“Saya kira bahwa hari ini jawabanya bahwa tidak benar kami demo Kapolda, kami tidak suka dengan polres Flores Timur,  hari ini kami buktikan itu. Bahwa kami sungguh-sungguh merasa terganggu dengan perilaku Kapolres kemarin. Jadi, saya harus memberikan gambaran bahwa isu-isu kemarin itu tidak benar. Biar situasi kemarin bisa normal, bahwa ada hal yang tidak benar dilakukan Pak Kapolres secara pribadi tidak Institusi   Kepolisian.  Selain itu saya menyadari kalau luka ini belum selesai tentunya ke depan apapun yang dilakukan pasti ada rasa saling curiga. Saya berdiskusi dengan teman-teman untuk membantu jajaran kepolisian termasuk pak Kapolres agar situasi ini bisa segera klir, sekaligus menyampaikan kepada publik bahwa sebenarnya tidak ada masalah antara masyarakat Flores Timur dengan Institusi Kepolisian Flores Timur”.   Pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Forum SELINGKUH Petrus Tadon Kedang yang juga mantan anggota DPRD Flores Timur, dihadapan Kapolres Yandri  sempat mengeluarkan unek-unek terkait diterbitkannya Surat Penghentian Penyidikan kasus kematian Yoseph Miten Bethan dari Polres Flores Timur beberapa waktu lalu, bagi Tadon dan orang Waibalun kasus ini belum sepenuhnya selesai.

“Memang yang kami perjuangkan itu kasus kematian saudara kami  Yoseph Miten Bethan yang oleh polres Flotim Sudah menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan. Tapi bagi kami orang Waibalun itu belum selesai,” ucapnya.

Dirinya menyampaikan bahwa dari awal, kasus kematian saudara Bethan pihaknya sudah melayangkan mosi tidak percaya kepada Kapolres Ferry Boedianto. Pihaknya  merindukan untuk bertemu dengan Pak Kapolres yang baru, dan  hari ini kita  sudah dipertemukan. Tapi, pada suatu saat kami dari SELINGKUH, akan hadir sendiri bertemu dengan Kapolres , pihaknya ingin yang masih tertutup dalam perjuangan kali lalu, kepada Kapolres yang baru  membukanya bersama Pihaknya.

Kapolres Yandri Irsan,  ketika disinggung tujuan kehadiran Forum  SADAR dan SELINGKUH, kepada Zonalinenews di ruangan kerjanya mengatakan bahwa, mereka (aktivis) mengapresiasi, mendukung tugas dan kinerja Polres Flotim terutama dalam menghadapi pimilihan kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. (*Boney)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT