oleh

Polisi Usut Kasus Pemuda Bajawa Dianiaya di Ledho Sawu Mauponggo

Kapolsek Mauponggo  Iptu  Sujud Alif
Kapolsek Mauponggo Iptu Sujud Alif

Zonalinenews-Nagekeo, Polres Ngada melalui Polsek Mauponggo tengah mengambil langkah-langkah serius tangani dugaan perkara kasus penganiayaan dengan korban seorang pemuda asal Kelurahan Trikora Bajawa Kabupaten Ngada yang terjadi di Kampung Ledho Sawu Mauponggo Kabupaten Nagekeo. Dikabarkan sebelumnya, bertemu pujaan hati, pemuda Bajawa dianiaya brutal di Ledho Mauponggo. Catatan media, Tanggal, 1 Juni 2016 sekitar Pukul 12.00 malam, Wita, media berhasil memotret kejadian penganiayaan terhadap seorang pemuda inisial KK asal Kota Bajawa Kabupaten Ngada, alamat tinggal Kelurahan Trikora Bajawa. Praktek kekerasan main hakim sendiri ini dilakukan oleh pelaku berinisial HN bersama kawan-kawannya. Atas kejadian ini keselamatan dan nyawa korban terancam dan sempat ditolong oleh warga saat korban meminta perlindungan di sebuah rumah warga di tempat kejadian perkara. Dihimpun media ini, korban inisial KK bekerja sebagai PPL di Dinas Pertanian Kabupaten Ngada. Saat ini korban sudah berada dalam perlindungan keamanan pihak Kepolisian untuk kepentingan pendalaman dugaan perkara.

Kapolsek Mauponggo, Iptu. Sujud Alif.F, S.I.K ditemui Wartawan di Mapolres Ngada Kota Bajawa, Tanggal 3 Juni 2016 memastikan kasus pengeroyokan yang menimpa korban KK di Kampung Ledho Sawu Mauponggo Kabupaten Nagekeo Tanggal 1 Juni 2016, kini sudah ditangani Kepolisian Polsek Mauponggo dibawah pengawasan langsung Polres Ngada. Menurut dia, salah satu pelaku atas nama Hila, Warga Sawu Ledho sudah ditarik pihak Polisi guna pengambilan keterangan terkait aksi pengeroyokan terhadap korban KK yang terjadi dalam sebuah rumah milik warga di Kampung Sawu Ledho Mauponggo, 1 Juni 2016.

“Dugaan kasus penganiayaan terhadap korban KK oleh sekelompok orang di Kampung Sawu Ledho Mauponggo, saat ini sudah dalam penanganan kami pihak Kepolisian. Korban sudah kami visum dan untuk saksi-saksi akan kami periksa sesuai tahaban yang saat ini sedang diproses. Pihak korban sudah datang di Polsek Mauponggo memberikan aduannya, maka dengan ini kami akan melanjutkan proses ini dari penyelidikan ke penyidikan. Pemeriksaan korban sedikit tertunda karena korban masih harus jalani perawatan kesehatan akibat mengalami sakit di bagian dada. Sejauh ini pihak korban sudah meminta untuk melanjutkan kasus ini sampai tahab persidangan Pengadilan. Berdasarkan data yang dikantongi pihak Kepolsian, pelaku membenarkan perbuatannya melakukan pemukulan atau penganiayaan terhadap korban”, ungkap Kapolsek Mauponggo, Iptu. Sujud Alif.F, S.I.K.

Ditambahkan, sudah diketahui jelas posisi korban adalah pacar dari putri pelaku yang bernama Hilarius Nuga, warga Kampung Sawu Ledho Mauponggo Kabupaten Nagekeo. Modus operandi pelaku dan kawan-kawan mengeroyok korban karena merasa tidak puas korban dan pacarnya jalan keluar rumah lalu saat ayah dari pacar korban menelpon putrinya, si wanita pacar korban tidak mengangkat telepon sang ayah. Karena telepon tidak diangkat, sang Ayah naik pitam mencari korban lalu memukul korban saat korban ditemui berada di sebuah rumah milik warga setempat.

Sebelumnya diberitakan,pengakuan korban kepada wartawan, pada saat handpone sang pacar berbunyi dilihat panggilan berasal dari sang Ayah. Korban lalu meminta sang pacar menerima panggilan namun sang pacar tidak mengangkat panggilan dengan alasan takut sang ayah marah-marah. (*wrn)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT