oleh

Warga Amarasi Barat Kekurangan Air Bersih

ibu-yakoba-salah-satu-warga-tunbaun-yang-ambil-air-bersih-jaraknya-kurang-lebih-7-km
Ibu Yakoba salah satu warga Tunbaun yang mengambil air bersih dengan jaraknya kurang lebih 7 KM

Zonalinenews, Oelamasi- Musim Kemarau yang panjang dan masa penghujan yang rendah membuat beberapa desa di Kecamatan Amarasi Barat sulit untuk mendapatkan air. Desa~desa di Kecamatan Amarasi Barat yang saat ini sulit mendapatkan air seperti sebagian warga Kelurahan Teunbaun, Desa Merbaun, Niukbaun, Nekbaun dan desa Soba. Warga mulai mencari sumber mata air, bahkan ada yang berjalan 7~8 KM untuk mendapatkan air.

Seperti pengakuan, Salah Satu Kepala Dusun, Yafet Taneo yang ditemui, Minggu 11 September 2016 sekitar pukul 12.00 wita dikediamannya mengatakan bahwa warga didusun VIII Desa Merbaun saat ini sangat sulit untuk mendapatkan air. Warganya harus berjalan 7~8 Km. Sehingga ternak yang dipeliharanya tidak diberi minum berminggu-minggu.

Untuk itu, dirinya berharap agar ada perhatian pemerintah dalam mengatasi kesulitan air bersih.

” Kalau bisa pemerintah bangun satu buah embung di dusunnya,” ucap Taneo.

Berbeda dengan Ketua RT 18, Keluarahan Teunbaun, Noh Nepabureni, Noh mengatakan bahwa di RTnya ada sumber air. Namun karena  air sudah berkurang karena bukan warga di RTnya yang mengambil air di sumber air tersebut tapi juga warga lainnya di Kelurahan Teunbaun dan Nekbaun yang saat ini sulit dapat air bersih.

” Di Desa Nekbaun, warga Naihenas juga air kering jadi ambil air disini,” ucap Noh.

Dirinya berharap, agar sumber air tersebut tetap terpelihara, pemerintah diminta untuk membuat bendung guna menahan air tersebut.

Hal ini diakui oleh Lurah Teunbaun, Obrion Muni Rasi, bahwa di wilayahnya saat ini warga kesulitan mendapatkan air. Salah satu mata Air, Mata Air  Baun yang dulunya air berkelimpahan namun sekarang debit air telah berkurang. (*Paul)