oleh

Menara Bor Dari Jepang Temukan Air di Kedalaman 125 Meter

Tim ATAB II Flores Dalam Kegiatan Uji Coba Menara Bor Di Kecamatan Nele Kabupaten Sikka Flores
Tim ATAB II Flores Dalam Kegiatan Uji Coba Menara Bor Di Kecamatan Nele Kabupaten Sikka Flores

ZONALINENEWS.COM- MAUMERE,-Tim Air Tanah Air Baku (ATAB) II Flores berhasil temukan air pada kedalaman 125 meter di Dusun Detun Desa Nele Urun Kecamatan Nele Kabupaten Sikka. Hasil dari kerja keras ini diperoleh dalam rangka uji coba Menara Bor (alat bor air) yang didatangkan dari Jepang oleh PT Djawa Baru.

Selain pada kedalaman 125 meter, kerja keras ATAB II Flores menggunakan menara bor pun berhasil menerobos pada kedalam 131 meter dengan perolehan debit yang baik. Hal ini menunjukan kualitas alat yang diproduksi di Jepang dapat diperhitungkan pemerintah Indonesia untuk melakukan pengadaan menara bor untuk masyarakat.

“Tim sudah temukan air pada kedalaman 125 meter dan 131 dari rencana pemboran air pada kedalaman 150 meter. Pada kedalaman 150 meter di temukan batu-batu besar. Kita bersyukur debit yang cukup baik telah membuahkan hasil. Penemuan ini dilakukan melalui kerja keras tim selama kurang lebih 2 minggu. Ini sebuah hasil positif yang patut kita syukuri bersama” kata Camat Nele, Roberto Diogo Idong alias Robi Idong kepada media ini di Nele, Kamis 12 Januari 2017.

Robi Idong mengatakan bahwa masyarakat Kecamatan Nele sangat berterima kasih dan berharap hasil ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas khususnya masyarakat Nele.

Menurutnya, saat ini tim masih terus berjuang membuka ruang untuk memasukan pipa jalur air pada ke dalaman 125 meter hingga 131 meter. Terdapat 6 pipa yang harus dimasukan kedalam sumur pada kedalaman yang terdapat debit air tersebut.

Bagi masyarakat Nele, lanjutnya, ini merupakan sebuah berkat dari Tuhan melalui perjuangan yang panjang. Pemerintahan Kecamatan Nele tentu terus berjuang untuk  pendistribusian air ke rumah-rumah warga. Untuk pendistribusian air, pihaknya berjuang agar pemerintah daerah dapat mengalokasikan anggaran ditahun 2017 ini.

“Kita terus berjuang agar hasil ini benar-benar dinikmati warga. Diharapkan agar dapat ditindaklanjuti melalui APBD atau sumber-sumber lain yang mendukung pembangunan di Kecamatan Nele,” harapnya.

Untuk diketahui, kegiatan uji coba Menara Bor (alat bor sumur,red) yang didatangkan dari Jepang oleh PT. Djawa Baru gratis dilakukan sejak tanggal 08/12/2016. Uji coba pada kedalaman 150 meter ini menjadi pertama di NTT. Uji coba alat ini dipandu langsung oleh 2 tenaga ahli yaitu Mr. Ikeda dari Jepang dan Mr. Husein dari Pakistan. Mereka hadir untuk memandu atau mengarahkan Tim ATAB II Flores dalam mengoperasikan Menara Bor tersebut.  (*Yanes).