oleh

Petikan Kasasi Pemblokiran Bandara Ngada Belum Diterima Kejari Bajawa

Kajari Bajawa
Kajari Bajawa

Zonalinenews-Ngada,  Perjalanan proses hukum kasus Pemblokiran Bandara Turelelo Ngada dari tahun 2013 hingga tahun 2017 memunculkan sejumlah diskusi sosial atas progres pengentasan perkara yang satu ini.

Usai divonis bersalah 23 anggota Satpol PP Ngada oleh Pengadilan Negeri Bajawa, perkara berlanjut ke perkara banding Pengadilan Tinggi, berikutnya Kasasi. Sementara satu berkas sisah milik pemberi perintah sampai tahun 2017 masih di tangan Penyidik Pegawai Negeri Sipil Kementerian Perhubungan di Jakarta.

Terhadap perjalanan perkara hukum yang satu ini, Kepala Kejaksaan Negeri Bajawa Kabupaten Ngada, NTT, Raharjo Budi Kisnanto, S.H,M.H, melalui wawancara telepon tanggal 17 Januari 2017 menerangkan posisi Kejaksaan Negeri Bajawa belum menerima salinan putusan Mahkama Agung sebagai dasar hukum untuk melakukan execusi di lapangan.

“Terkait kasus pemblokiran Bandara Turelelo Ngada, terhadap 23 Anggota Satpol PP, salinan putusan Mahkama Agung belum kami terima. Sanpai dengan hari ini 17 Januari 2017 petikan putusan atau salinan putusan belum kami terima. Mengapa demikian, sebab dasar acuan kami adalah Pasal 270 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana. Tanpa itu kami tidak bisa melaksanakan tugas execusi. Kejaksaan Negeri Ngada di Bajawa belum menerima salinan putusan itu,” tegas Kajari Bajawa, Raharjo Budi Kisnanto, S.H,M.H.

BACA JUGA:   BANDARA D.C.SAUDALE ROTE HARUS REPRESENTATIF

Ditambahkan, perkara pemblokiran Bandara Turelelo Ngada berlanjut hingga tahab Kasasi dan sampai dengan tanggal 17 Januari 2017 pihak Kejaksaan Negeri Ngada di Bajawa belum menerima petikan putusan atau salinan putusannya. (*wrn)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT