oleh

Tak Mampu Selesaikan Pekerjaan Tepat Waktu, PT. Bumi Indah di Pinalti Dinas PU

Kondisi  pekerjaan jalan hotmix di Kawasan kantor Gubernur NTT
Kondisi pekerjaan jalan hotmix di Kawasan kantor Gubernur NTT

ZONALINENEWS – KUPANG, PT. Bumi Indah salah satu perusahaan besar lokal yang bergerak dibidang kontruksi yang melakukan pekerjaan jalan hotmix kawasan Kantor Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) senilai Rp. 1,7 Milyar dengan mengunakan dana APBD I Provinsi NTT tahun 2016 , di pinalti oleh Dinsa Pekerjaan Umum (PU) Provinsi NTT karena tidak mampu menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.

Pantauan zonalinenews.com, Rabu 11 Januari 2017 peket  pekerjaan yang dilakukan sesuai kontrak pada bulan November 2016 lalu yang baru dikerjakan mencapai 75 persen hingga saat ini tidak ada aktifitas lanjutan oleh pihak PT. Bumi Indah.

Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas PU Provinsi NTT Frans Pangalinan mengungkapkan, PT. Bumi yang melakukan kagitan pekerjaan jalan hotmix Kontor Gubernur NTT tidak mampum menyelesaikan pekerjaan tepat waktu sesuai yang tercamtum didalam kontrak kerja.

“Pekerjaan ini sesuai kontak dikerjakan sejak bulan November 2016 dan berakhir masa kontrak pada 23 Desember 2016 lalu.  Progras pekerjaan yang baru dilakukan oleh PT. Bumi Indah hingga masa kontrak selesai baru mencapai 75 persen. Sehingga masih tersisa 25 persen pekerjaan yang belum diselesaikan,” kata Frans Pangalinan kepada wartawan di Kupang, Selasa 10 Januari 2017.

Menurutnya, sisa pekerjaan 25 persen yang belum diselesaikan oleh pihak Bumi Indah harus diselesaikan sehingga bisa diikuti dengan sisa pembeyaran 25 persen itu.

“Sisa pekerjaan ini mereka harus terus kerjakan karena kita baru bayar untuk 75 persen saja, tetapi untuk pembeyaran 25 persen sendiri belum bisa dilakukan karena uang sisa pekerjaan 25 persen itu sudah kita kembalikan ke kas negara. Jadi mereka tetap kerja untuk menyelesaikan pekerjaan itu. Tetapi untuk pembayaran sendiri belum bisa karena kita masih menunggu dana luncuran untuk diusulkan kembali. Namun apa bila dana luncuran itu tidak ada maka harus menunggu diusulkan di tahun berikut,” ungkap Frans.

Tidak mampu menyesaikan pekerjaan tepat waktu PT. Bumi Indah, kata Frans dikenakan denda keterlambatan menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu sebagaimana ditetapkan dalam Kontrak karena kesalahan Penyedia Barang/Jasa, dikenakan denda keterlambatan sebesar 1/1000 (satu perseribu) dari nilai Kontrak atau nilai bagian Kontrak dan maksimal  masa pelaksanaan kontrak telah meliwati 50 hari. (*hayer)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT