oleh

8.171 Siswa SMK/SMA di NTT Jalani UNBK

Gubernur NTT Drs Frans Leburaya
Gubernur NTT Drs Frans Leburaya

Zonaline News-Kupang,- Sebanyak 8.171 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) di NTT mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) senin 3 April 2017,pukul 09:00 Wita di SMA Negeri 3 Kupang.

Hal ini disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK) Provinsi NTT, Alomin kepada awak media, Senin 3 April saat memantau jalannya UNBK di SMAN 3 Kupang-NTT.

Alomin menjelaskan, sekolah yang mengikuti UNBK di Kupang berjumlah tujuh sekolah masing-masingnya, SMAN 3, SMKN 1, SMKN 5, SMA Giovani, SMKN 2, SMA Sta. Rafael, SMKN 4.  Memang ada beberapa sekolah yang menyatakan diri mundur karena belum siap melaksanakan UNBK dengan alasan masih kekurangan sejumlah hal.

Alomin menambahkan, dalam konteks tersebut, pihak Dinas PK NTT tidak bisa memaksa pihak sekolah untuk meyelenggarakan UNBK “Jika ada sekolah yang belum bisa menyelengarakan UNBK maka bisa melaksanakannya secara manual,”ungkapnya.

Sementara itu salah Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Minhajul Ngabidin, mengatakan, pelaksanaan UNBK untuk setiap sekolah di NTT  semuanya sudah siap. UNBK dilakukan tiga sesi guna mempersempit akan terjadinya soal-soal misalnya ada siswa yangg sudah mengikut UNBK dia tidak menceritakan kembali kepada teman-temannya akan soal-soal UNBK kepada temannya yang akan mengikuti UNBK.

“Maka UNBK dan UN manual yang diselesnggarakan pada hari ini disetiap sekolah tersebut diikuti secara tiga sesi dengan jadwal yang telah diatur oleh masing-masing sekolah,”paparnya.

Ngabidin menjelaskan, Pemprov. NTT menyelenggarakan UNBK mendahului Provinsi lain yang ada di Indonesia. Meskipun UNBK bagi sekolah SMK dilaksanakan secara serentak di Indonesia tetapi untuk sekolah  SMA belum melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Kertas (UNBK).

Seharusnya, lanjut Ngabis sekolah SMA dalam jadwal yang ditetapkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI sekolah SMA melaksanakan UNBK pada tanggal 10 sampai 12 April mengingat akan ada perayaan paskah makanya Pemprov NTT mendahului UNBK ini juga merupakan pengajuan dari Pemprov. NTT dari pengajuam tersebut pihak Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI mengijinkan sekolah SMA mengikuti UNBK bersama jadwal sekolah SMK.

Gubernur NTT, Frans Leburaya saat melakukan pemantauan ditiga sekolah yang melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Kupang NTT masing-masing, SMAN 3, SMA Sta. Rafael dan SMKN 4 Kupang NTT.

Frans menangatakan, target pemerintah dalam tahun ini hasil UNBK baik kertas maupun komputer harus lebih baik dari tahun yang kemarin. Untuk mencapai sebuah hasil yang berkualitas, tentunya pihak sekolah harus melakukan proses belajar mengajar yang berkualitas para guru-guru disekolah  yang berkualitas, lingkungan yang berkualitas serta sarana prasana yang berkualitas, sehingga para siswa yang tamat dari sekolah sangat berkualitas.

“Saya dari dulu menekankan kita harus tetap jujur tidak usah katrol-katrol untuk  mengangkat harga diri sekolah dan daerah tetapi kita harus menekan anak2 sekolah itu yang saya ingatkan berkali-berkali. Pada tahun lalu menurut penilaian Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI ternyata tingkat integritas kejujuran sangat tinggi untuk kita di NTT,”katanya.

Frans berharap, pelaksanaan UNBK di tahun ini bisa berjalan dengan baik dan lancar. Untuk pelaksanaan UNBK hari pertama ini tiga sekolah yang telah dikunjungi tersebut telah mengikuti prosedur serta jadwal secara baik sehingga tidak ada hambatan apapun.(*Alden)