oleh

BRI Maumere Bantu Pembangunan Pondok Belajar Di Palue

Resident Staf BRI Cabang Maumere, Mega Indah Puspita S (berjilbab) Saat Foto Bersama Pihak Sekolah Di Pondok Belajar Yang Darurat
Resident Staf BRI Cabang Maumere, Mega Indah Puspita S (berjilbab) Saat Foto Bersama Pihak Sekolah Di Pondok Belajar Yang Darurat

ZONALINENEWS.COM- MAUMERE, kabar gembira bagi para pelajar SDK Uwa II di Desa Maluriwu, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Rabu 17 Mei 2017. Para pelajar sekolah ini mendapat bantuan dari BRI Cabang Maumere untuk pembangunan Pondok Belajar ukuran 13×6 dengan konstruksi bambu semen. Bantuan diserahkan kepada sekolah dalam momentum Bulan Bhakti Gotong Royong (BBGR) di Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Rabu 17 Mei 2017.

Bantuan senilai Rp. 69. 099. 500,- diserahkan secara simbolis oleh Resident Staf BRI Cabang Maumere, Mega Indah Puspita S kepada pihak sekolah melalui Bupati Sikka, Drs. Yoseph Ansar Rera. Pihak pemerintah desa, orang tua murid dan masyarakat Palue menyaksikan penyerahan bantuan tersebut.

Staf BRI (berkaos hijau) Saat Foto Bersama Bupati Sikka (bertopi) Usai Penyerahan Bantuan
Staf BRI (berkaos hijau) Saat Foto Bersama Bupati Sikka (bertopi) Usai Penyerahan Bantuan

“Ini merupakan kepedulian BRI terhadap dunia pendidikan demi mendukung cita-cita generasi penerus bangsa. Kami melihat kondisi sekolah di SDK Uwa masih sangat terkebelakang. Bahwa tempat belajar yang tidak nyaman sangat berpengaruh pada proses belajar bagi pelajar dalam mencapai cita-cita mereka” jelas Mega kepada media ini di Kantor BRI Cabang Maumere, 23/05/2017.

Kepala SDK Uwa II, Benediktus Ware mengaku pihaknya siap menindaklanjuti pembangunan pondok belajar tersebut. Sejak lama para pelajar, khusus kelas 6 belajar pada pondok belajar yang reot, berlantai tanah, dinding pelupuh dan atap ilalang.

Menurutnya, bantuan tersebut menjadi dorongan bagi pelajar dan pendidik untuk belajar dan mendidik secara baik. Kiranya ini menjadi jembatan bagi para pelajar untuk terus belajar demi masa depan yang lebih cerah.

Benediktus berharap adanya dukungan orang tua dan pemerintah desa untuk mempercepat pembangunan pondok belajar. Bahwa budaya bergotong royong dapat memperbaiki keterbelakangan dari dunia pendidikan menuju masa depan generasi penerus yang lebih hebat.

“Pondok belajar ini dikhususkan untuk pelajar kelas 6 yang akan mengikuti ujian akhir. Sebulan sebelum mengikuti ujian akhir mereka harus masuk dan tinggal di pondok belajar ini” jelasnya, Kamis 25 Mei 2017.

Kepala Desa Maluriwu, Selestinus Laba kepada media ini menyampaikan terima kasih atas bantuan untuk SDK Uwa II.

“Ini sebuah dorongan belajar bagi anak-anak kami. Kiranya ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mendidik anak-anak meraih masa depan. Kami juga berterima kasih kepada pemerintah kabupaten atas penyelenggaraan kegiatan BBGR di Palue. Semoga ini menjadi jembatan komunikasi yang harmonis dalam membangun Palue” katanya saat dihubungi media ini, 25 Mei 2017.

Menurut Resident Staf, Mega Indah Puspita, selain SDK Uwa II, melalui Program BRI Peduli, manajemen BRI telah membantu beberapa sekolah di Maumere melalui bantuan beasiswa. Semua ini menjadi penting bagi BRI dalam memotivasi para pelajar untuk mengeyam pendidikan.

“Kami berharap melalui bantuan-bantuan tersebut, para pelajar dan para guru lebih aman dan nyaman serta penuh semangat dalam belajar dan mendidik anak-anak” harap Mega.  (*nes)