oleh

Proyek di CCO Karena Fokus Anggaran Ke Pekerjaan Laut

PPK Faspel Laut Batutua, Godlif Elimanafe Inserta Foto Papan
PPK Faspel Laut Batutua, Godlif Elimanafe Inserta Foto Papan

Zonalinenews-Rote Ndao,- Terhadap pelaksanaan Pekerjaan Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Laut Batutua, Desa Batutua, Kecamatan Rote barat Daya Kabupaten Rote Ndao masih dalam proses (CCO) diakibatkan keempat item pekerjaan darat Faspel Laut Batutua di fokuskan anggarannya ke pekerjaan laut.

Anggota DPRD Kab Rote Nda Deny Mooy ST
Anggota DPRD Kab Rote Nda Deny Mooy ST

Hal ini disampaikan langsung oleh, Penjabat Pembuat Komitmen (PPK) Faspel Laut Batutua Tahun Anggaran 2017, Godlif Elimanafe diruang kerjanya, Senin 22 Mei 2017.

Kepada Zonaline News, Godlif. PPK Faspel 2 tahun ini menjelaskan bahwa terjadinya CCO diakibatkan karena pihaknya bersama penyedia/Kontraktor Pelaksana telah berkoordinasi dengan pihak Dirjen Kementrian Perhubungan Laut melalui DIP KELPE agar T.A 2017 dalam pelaksanaan Pekerjaan Darat Pelabuhan yang meliputi Pembangunan Terminal, Pagar Keliling mengunakan pagar besi BRC, Saluran irigasi mengililinggi sisi darat dan pemasangan Solar Sehen di tunda ke tahun anggaran 2018 nanti, jelas Elimanafe

Lebih lanjut dijelaskan Godlif, kendala yang masih dialami pihak Kontraktor Pelaksana Faspel Laut Batutua T.A 2017, PT. Pasific Solusi masih sementara menunggu pabrik memproduksi 7 (tujuh) titik tiang panjang di Jakarta, untuk diketahui pada Tahun 2016 Pekerjaan Sekmen I (satu) sudah terpasang 25 titik tiang dan untuk T.A 2017 masuk pada Sekmen II(dua) sebanyak 39 titik dengan volume panjang 70 meter dan volume lebar 8 meter

Dijelaskan Penjabat pembuat Komitmen (PPK), optimisnya pembangunan sisi laut Faspel Laut Batutua T.A 2017 pada bulan Juni mendatang sudah bisa dilanjutkan. Namun dari aspek waktu dan mutu pekerjaan tidak berpengaruh karena yang di anddendum hanya pekerjaan sisi darat tapi waktu masih relatif.pungkas Godlif

Ditambahkan pula PPK, Godlif Elimanafe diakhir perbincangannya dengan Zonaline pihaknya mengklarifikasi item-item kerusakan yang terjadi pada Cass Way Faspel Laut Batutua dan pekerjaan tambal sulam itu bukan tanggung jawabnya. Dikarenakan itu tanggung jawab Penjabat Pembuat Komitmen(PPK) sebelumnya (T.A 2013-red), yakni Leonard Ndolu,SH sambil mengarahkan awak media konfirmasikan soal kerusakan Cass way ke PPK Leonard Ndolu dan Kuasa Penguna Anggaran (KPA), Kristofel Kinbenu,SE.

Foto Pekerjaan TA 2016 yang sudah Retak
Foto Pekerjaan TA 2016 yang sudah Retak

Secara terpisah Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan Ba’a Kabupaten Rote Ndao, Welhemus D. Dami, SH selaku Kuasa Pengguna Anggaran Faspel Laut Batutua T.A 2017 yang hendak dikonfirmasi wartawan tidak berada di tempat, informasi yang diperoleh dari salah satu staf UPP Ba’a sebut saja Godlif Elimanafe mengatakan kalau Pak Kepala Pelabuhan lagi Keluar.

Anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao, Denison Mooy,ST,sekaligus Anggota Komisi C yang berhasil dikonfirmasi media ini di halaman gedung Sasando Permai Senin, 22 Mei 2017 terhadap pelaksanaan CCO pembangunan Faspel Batutua, Kecamatan Rote Barat Daya itu hal yang bisa oleh aturan tapi yang dimaksud oleh PPK itu sudah dikonfirmasikan ke pihak pusat belum…?, karena apabila terjadi perubahan/addendum maka wajib hukumnya ada alasan yang mendasar.

Deny berharap  bahwa itu hak PPK tapi harus memperhatikan kuantitas dan kualitas pekerjaan karena darimana sumber anggaran itu namun bertujuan untuk masyarakat Rote Ndao.

Direktur Perseroan Terbatas (PT), Pasific Solusi, J.I. Roy Kasenda serta Kepala Proyek (Kapro), Sari Wahyuni,ST selaku Site Manager belum berhasil dikonfirmasi Zonaline News karena tidak berada di lokasi Fasperl Laut Batutua. (*Riyan Tulle)