oleh

AKSI DEMO KOWMEN NTT TUNTUT PROSES HUKUM BUPATI ROTE

Kabid Humas Polda, Juliet Abas  Mantan Kapolres Rote  hidayat dan Bernadus Saduk
Kabid Humas Polda, Julest Abast Mantan Kapolres Rote hidayat dan Bernadus Saduk

Zonalinenews – Kupang. Aksi Demo puluhan Jurnalis yang tergabung dalam Komunitas Wartawan Media Online Nusa Tenggara Timur (NTT) Selasa 11 juli 2017 di MarkasPolisi Daerah (Polda)Nusa Tenggara Timur menuntut Bupati Rote Ndao segera diproses hokum.

Aksi yang digelar oleh para kulih tinta itu sebagai bentuk protes terkait sikap Bupati Rote Ndao, Drs Leonard Haning, MM dan Camat Rote Barat Laut Elias Tallo manafe,S.Pd yang diduga telah melakukan penganiayaan terhadap Bernadus Saduk jurnalis media online Portalntt.com

Puluhan Jurnalis yang bergabung dalam Komunitas Wartawan Media Online (Kowmen) NTT ini menuntut pihak Kepolisian segera memproses hokum bupati Rote Ndao dan Camat Rote Barat Laut.

Sebelumnya, Wartawan media online Bernadus Saduk telah melaporkan kasus tersebut ke Polda NTT dengan No.Lp.b/225/SPKT/PoldaNTT/VII/2017 yang didampingi lima orang penasehat hukum.

Laporan Bernadus saduk tersebut sebagai buntut dari tindakan penganiayaan yang terjadi pada saatusai upacara HUT Kabupaten Rote Ndaoke- 15 tanggal 2 Juli 2017 yang digelar di rumah jabatan Bupati Rote Ndao Senin 3Juli 2017 lalu.

Aksi Demo Jurnalis tersebut meminta Polda NTT segera proses hokum dan tangkap Bupati Rote Ndao karena dinilai sebagai actor penganiayaan terhadap wartawan.

Hal ini ditegaskan oleh Jefri Taolin selaku sekretaris Kowmen NTT, dalam orasinya didepan Mapolda NTT mendesak agar actor atau otak dari kasus penganiayaan terhadap wartawan Portalntt.com atas nama Bernadus Saduk di Kabupaten Rote Ndao harus ditindak tegas.

Menurutnya, kasus penganiayaan yang dilakukan Camat Rote Barat Laut karena didorong oleh Bupati Rote Ndao Leonard Haning dan hal tersebut adalah perbuatan kriminalisasi terhadap wartawan di NTT.

“ Aktor utama kasusnya itua dalah Bupati Rote Ndao Leonard Haning, kasus itu terjadi karena ulahnya jadi kami mintaPolda NTT tangkapBupati Rote NdaoNdao Leonard Haning,” tegasnya

Selanjutnya. Joe Rihi Ga, Ketua Kowmen NTT dalam kesempatan tersebut menegaskan jika Kapolda NTT tidak menuntaskan kasus tersebut maka pihaknya akan segera mengadukan Kapolda NTT ke Mabes Polri.

Menurut Je Rihi Ga, Perbuatan yang melanda wartawan Bernadus Saduk merupakan perbuatan sewenang- wenang dari pejabat publik.

Sementara Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Julest A. Abast mengakui bahwa kasus tersebut akan didalami dan ditangani oleh penyidik Direskrimum Polda NTT

FransiscoF.Bessi,SH,MH ketua tim Penasehat hokum dalam kasus Bernadus Saduk. Sebelumnya, saat di hubungi via Telpon selulernya mengatakan, pihaknya akan tetap melakukan proses hokum terhadap Bupati Rote Ndao dan Camat Rote Barat Laut sebagaimana yang telah dilaporkan kliennya ke Polda NTT

Menurut Fransisco, tindakan kedua pejabat tersebut diduga  menyalahi pasal 170, 160 dan undang-undang tentang pers. Dalam pasal 160 barang siapa di muka umum dengan lisan atau dengan tulisan menghasut supaya melakukan perbuatan yang dapat dihukum dengan ancaman selama lamanya enam tahun

“Menghasut artinya mendorong mengajak membangkitakan atau membakar semangat orang supaya berbuat sesuatu atau menghasut itu tersimpul sifat “dengan sengaja”

“Untuk itu pihaknya sedang masih dalam pengkajian lebih dalam sejumlah aturan yang penting dalam menangani kasus kliennya Bernadus Saduk,”tambahnya.

Pengamatan Zonalinenews, aksi demo damai tersebut diramaikan dengan sejumlah spanduk bertulisan “siapa yang membungkam pers dia adalah musuh kebenaran”, Stop diskriminasi Jurnalis..!!, selain itu terdapat sebuah spanduk berukuran besar dengan tulisan Komunitas wartawan online Nusa Tenggara Timur – Kowmen NTT. Selamat hari bhayangkara Pak Polisi, Kami hanya kuli jangan di buli apalagi dipukuli. (*M2/tim)

Iklan Tour Flores lokal

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT