Penumpang KM Lembata Karya Dipukul Penjual Nasi Bungkus dan Air Meneral

Foto: Pelaku di Pelabuhan Waiwerang Menyeret potongan usuk, hendak Melemparkan ke Arah Doni cs yang kebetulan berada persis di jendala kanan K.M Lembata Karya.
Bagikan:

Foto: Pelaku di Pelabuhan Waiwerang Menyeret potongan usuk, hendak Melemparkan ke Arah Doni cs yang kebetulan berada persis di jendala kanan K.M Lembata Karya.
Foto: Pelaku di Pelabuhan Waiwerang Menyeret potongan usuk, hendak Melemparkan ke Arah Doni cs yang kebetulan berada persis di jendala kanan K.M Lembata Karya.

Zonalinenews.com-Adonara. Doni warga Maumere-Kabupaten Sikka penumpang Kapal Motor (KM) Lembata Karya Minggu, 6 Agustus 2017  sekitar pukul 11: 37 dihajar  serta diserang sejumlah penjual nasi bungkus dan air mineral yang saban hari menjajakan dagangan pada setiap kapal yang menyinggahi  pelabuhan Waiwerang-Adonara.

Pantau Zonalinenews K.M Lembata Karya baru saja sandar di pelabuhan Wawerang setelah 14.00 wita  jam bertolak dari pelabuhan Lewobela-Lembata langsung diserbu sejumlah pedagangang.

Belum lama berjualan terlihat pelaku (penjual nasi bungkus dan air meneral) terlibat adu mulut dengan korban dan langsung mendaratkan beberapa pukulan  ke arah wajah korban yang tengah duduk.

Tidak terima karena temanya di perlakukan demikian ke 6 rekan Doni, yang kebetulan ada bersama korban sontak bereaksi hendak menyerang balik. Namum gagal, karena dilerai sejumlah penumpang hingga keributan tidak meluas.

Setelah dilerai bukannya menghentikan aksi mereka malah, semakin menjadi. Pelaku kemudian turun dari kapal dan mengumpulkan rekan-rekannya dalam jumlah yang jauh banyak, berusaha mengeroyok Doni cs.

Melihat gegalat buruk sejumlah pedagang, seorang penumpang yang duduk persis di belakang Doni Cs langsung menghalau serta menghardik kelompok pedagang.

BACA JUGA:   TERBONGKAR PEMERASAN DUIT PELANGGAN OLEH PDAM ROTE NDAO

 “Go maring, dore hala,”? (saya omong, tidak ikut?) sambil menhacungkan tinju ke arah pedagang.

Takut,  para pedagangpun pergi.

Tidak puas karena gagal mengeroyok korban, pelaku mengajak beberapa temannya dengan membawa potongan usuk berlari ke lambung sebelah kanan kapal hendak melemparkan usuk tersebut ke arah Doni Cs.

Sejumlah penumpangpun menjerit. Namun entah kebetulan atau telah diketahui Nakhoda kejadian tersebut, kapalpun langsung lepas tali meninggalkan pelabuhan Waiwerang-Adonara menuju Larantuka.

Doni, ketika ditanya alasan dirinya dipukuli dan hendak dikeroyok kepada Zonalinenews menyebut bahwa sebelumnya dia dipaksa pelaku membeli nasi bungkus yang dijual pelaku namun dirinya menolak.  Mengingat persediaan uang yang terbatas dan harus melanjutkan perjalanan ke Maumere.

“dia tawar saya beli nasi. saya lapar, tapi saya tidak mau, uang hanya cukup untuk ke Maumere. dia paksa saya harus beli. karena tidak beli dia tumbuk saya,”tuturnya.

Jack, salah seorang penumpang menyesali kejadian tersebut dan berharap adanya pengawasan serta perhatian pihak-pihak terkait sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali.

BACA JUGA:   Panglima TNI Periksa Kesiapan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 509 Kostrad

Saat kejadian tidak terlihat seorangpun angota Polisi yang biasanya bertugas di area pelabuhan Waiwerang.(*Boney/Rita)


Bagikan:
Advertisement