oleh

Besok Enam Calon Imam OFM Akan Ditahbiskan di Keuskupan Ruteng

Zonalinenews-Mmanggarai,- Sebayak enam orang calon imam OFM akan ditahbiskan menjadi imam Khatolik di Kesukupan Ruteng, Rabu 17 Juli 2019

” Ya enam orang calon Imam OFM akan di tahbiskan di keuskupan Ruteng, oleh Uskup Adminstrator Apostolik Keuskupan Ruteng Mgr. Silvester San. Pr, di Paroki St. Fransiskus Asisi-Karot, Rabu (17/07/2019) pkl. 09.00 Wita” kata Pastor Paroki St. Fransiskus Asis Karot, Adrianus Nahal,OFM kepada wartawan di Ruteng, Senin 15 Juli 2019.

Menurut Pastor Nahal, ada beberapa rangkaian kegiatan sebelum acara Misa Thabisan. Acara Penjemputan empat orang imam dilaksanakan pada hari ini, Senin (15/07/2019) di Gereja Paroki St. Nikolaus Golo Dukal menuju Paroki St. Fransiskus Asisi-Karot.

” Acara penjemputan ini akan dimeriahkan oleh tarian adat dari Kabupaten Sumba Barat dan penjemputan oleh tim ronda adat Manggarai,” ujarnya.

Acara berikutnya, lanjut dia akan dilaksanakan pada hari Selas, 16 Juli 2019 ibadat pemberkatan dan perlengkapan misa pada pukul.18.00 wita dan acara Misa Penthabisan dilaksanakan pada hari Rabu, 17 Juli 2018.

Ke enam calon imam OFM yang akan dithabiskan menurut Nahal adalah:
Pastor Charles Lelu Umnu Sogar Ame Talu, OFM. Putra dari Kornelis Dapa Tallu dan Anna Maria Mei. Pastor Ancetius Evaritus Jebada, OFM anak ke empat dari enam bersaudara dari Karolus Jebada dan Dorote Maria Fatima.

Pastor Rupertus Herpin Hormat, OFM asal Mendo, Desa Golo Mendo, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai, putra dari Alm. Wensislaus Hormat dan Edita Nadis. Pastor Yulius Fery Kurniawan, OFM,
kelahiran Malang, 23 Oktober 1989, anak ke dua dari tiga bersaudara dari Herman Yosep Sudarno dan Maria Magdalena Yamini.

Pastor Marselinus Kabut, OFM
kelahiran Pocong, Manggarai Timur, 2 Juni 1991, putra dari Alm. Stefanus Jarut dan Almh. Yuliana Kia. Pastor Gregorius Febryanto Wendardins Ranus, OFM, kelahiran Dili, Timor Leste, 4 Februari 1992.

Ia memohon dukungan doa dari semua umat agar acara berjalan lancar sesua dengan rencana.

” Mohon dukungan doa dari umat agar acara ini berjalan lancar dan para Imam senantiasa diberi kesehatan dan kesetian dalam panggilan dan pelayanan” pintanya.

Rangkaian cara itu menurut dia, dimeriahkan oleh ronda adat Manggarai. Ja’i pada misa penthabisan dan tarian dari Kabupaten Sumba Barat pada acara penjemputan. Hal ini menegaskan bahwa panggilan Imam Katolik berakar pada adat dan budaya.

“Para imam di panggil dan di utus dari budaya dan ke budaya yang berbeda-beda. Pelayan yang berbasis pada semangat budaya akan mendekatkan para Imam dengan umat dalam semangat iman, kasih, harapan dan ersaudaraan dalam Yesus Kristus sang Imam Agung kita” tegas Pastor Nahal.(*Kons)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT