oleh

Guido Fulbertus: PMI NTT Harus Jadi Organisasi Bergengsi

Zonalinenews-Kupang- Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi NTT melakukan Rapat Teknis Kemarkasan dalam rangka meningkatkan kapasitas organisasi PMI Kabupaten/Kota di Hotel Swiss-Belinn Kristal Kupang, Kamis, 05-05 Desember 2019.

Ketua PMI Provinsi NTT Drs. Guido Fulbetus, M.Si dalam sambutannya mengatakan, organisasi PMI di NTT harus menjadi organisasi bergengsi melalui peningkatan kapasitas.

“PMI Kabupaten/Kota di NTT harus sama-sama bertekad untuk menjadi organisasi bergengsi di mata PMI Pusat. Caranya, terus meningkatkan kapasitas organisasi. Semua itu melalui manajemen kemarkasan yang harus semakin baik dan komunikasi antara pengurus, staf dan relawan yang semain baik,” kata Guido Fulbertus.

Ia berharap PMI Kabupaten/ Kota di NTT berjalan sama dan saling berbagi informasi untuk semakin menguatkan dan saling mendukung.

“Mari kita berjalan bersama dan seiring dalam cita-cita memajukan organisasi PMI. Itu menguatkan dan mendukung satu sama lain. Khusus dalam urusan administrasi dan pelaporan-pelaporan kegiatan, kita mesti sesuai dengan standar dan tepat waktu. Semua itu menjadi data dan dokumen penting dalam tumbuhnya organisasi PMI di NTT,” ungkap Ketua PMI Provinsi NTT tiga periode itu.

Soal-soal administrasi di Markas PMI Kabupaten/Kota, ia meminta untuk terus dibenahi untuk menjadi lebih baik.

“Jangan lagi ada orang markas seperti Pengurus atau Pengurus seperti orang markas. Masing-masing perlu paham tupoksi, baik itu Pengurus, Markas maupun Relawan, ”tegas Guido.

Rapat Teknis Kemarkasan PMI Provinsi NTT tersebut dihadiri oleh Kepala Markas dari PMI Kabupaten Belu, PMI Kabupaten Alor, PMI Kota Kupang, PMI Kabupaten Rote-Ndao, PMI Kabupaten Sumba Timur, PMI Kabupaten Sumba Barat, PMI Kabupaten Sumba Tengah PMI Kabupaten Sabu Raijua, PMI Kabupaten Sikka, PMI Kabupaten Manggarai Timur, PMI Kabupaten Manggarai, dan PMI Kabupaten Manggarai Barat.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Markas PMI Kabupaten Rote-Ndao, Maksi Hello, mengapresisasi kegiatan Rapat Teknis Kemarkasan yang diselenggarakan oleh PMI Provinsi NTT. Ia mengatakan, rapat teknis sangat penting dilaksanakan untuk menyamakan bunyi dan gelombang semangat bersama organisasi PMI di NTT.

“Saya sangat berterima kasih dan mengapresiasi PMI Provinsi menyelenggarakan kegiatan Rapat Teknis Kemarkasan. Kegiatan ini penting agar setiap PMI Kabupaten/Kota saling berbagi kelebihan dan kendala yang dihadapi. Selebihnya, semua dapat mencarikan solusi dan jalan tengah yang terbaik demi kebaikan dan kemajuan organisasi kemanusiaan di NTT. Kalua suara dan gelombang kita sama, maka PMI akan lebih baik dan pasti bergengsi di mata PMI Pusat,” tegas Maksi Hello.

Selaras dengan itu, Kepala Markas PMI Kabuapten Alor, Semy Datemoli, mengungkapkan, Rapat Teknis Kemarkasan sebagai bentuk evaluasi dan sharing antara Kepala Markas PMI se-NTT.

“Rapat Teknis Kemarkasan ini sebagai bentuk evaluasi pelaksanaan kegiatan kemarkasan dan sharing pengalaman di antara para Kepala Markas PMI se-NTT. Isu-isu strategis dan perencanaan kegaitan ke depan juga dibahas untuk mendukung pelaksanaan program PMI di masing-masing Kabupaten/Kota. Semua itu demi PMI di NTT menjadi lebih baik secara organisasi dan di mata masyarakat,” cetus Semy.

Sementara itu, Florent Goncalves Araujoka, Divisi Pelayanan Markas PMI Provinsi NTT, menegaskan tentang mimpi bersama PMI Provinsi NTT untuk terus maju dan menjadi lebih baik.

“Mimpi semua kita adalah organisasi PMI terus maju dan lebih baik. Oleh karena itu, manajemen kemarkasan harus terus ditingkatkan. Kapasitas orang Markas PMI harus terus ditingkatkan”, ungkap Flo begitu ia sering disapa.(* Kons Hona)