3 Program Diterapkan, Kementerian Agama Rekrut Tenaga Penyuluh Non PNS

Bagikan:

Zonalinenews- Jakarta,- Kementerian Agama Rupublik Indonesia tanggal 6- 29 November 2019 lalu, merekrut tenaga penyuluh agama Islam non PNS .

“Syaratnya, yang paling diutamakan S1, dikarenakan SDM kita berbeda-beda, mungkin di Jawa S1 nya banyak tapi NTT, Papua tidak, artinya lulusan SMA boleh mendaftar sebagai calon penyuluh agama Islam non pns ataupun lulusan pesantren yang ada ijazahnya kalo memang dikenal sebagai tokoh agama,” kata Kepala Seksi Pengembangan Penyuluh Agama Islam,, H.Amirulloh M.Ag , Senin (13/01/2020).

Menurutnya, perekrutan mengutamakan lulusan sarjana sebagai calon kandidat penyuluh agama non PNS.

Terkait kuota yang disediakan, kata H.Amirulloh menjelaskan, pembagian kuota untuk setiap daerah disesuaikan dengan jumlah KUA yang ada. Tahun ini calon yang mendaftar sebanyak 52000 peserta.

Diantara 52.000 peserta yang mendaftar, daerah Jawa menjadi daerah dengan jumlah peserta terbanyak yang diterima. Sedangkan Papua menjadi daerah dengan jumlah penerimaan terendah.

“Kita pembagian kuotanya berdasarkan jumlah KUA, jadi pastinya yg terbanyak itu di Jawa Timur dan paling sedikit itu Papua karena memang jumlah KUA nya sedikit, ” ungkap H.Amirulloh.

BACA JUGA:   Pesan Ustadz Abu Bakar Wahab Pada Peringatan Isra Mi'raj Man Kalabahi

Lanjutnya, tahun ini ada tiga program kerja yang akan diterapkan diantaranya, berdakwah melalui media sosial, pemberdayaan ekonomi melalui majelis ta’lim, dan garda terdepan anti radikalisme.(* Cici Usratussaidah)