oleh

Dijamah Bantuan Gedung SMKN Batuputih Diresmikan, Siswa-Siswi Tak Lagi Dibuli

Zonalinenews-SoE;- Kondisi Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK) Negeri BatuputIh Kabupaten TTS propinsi NTT, sebelum diresmikan Kamis 9 Januari 2020 sangat memprihatinkan karena beratapkan daun lontar dan lantai tanah.

Dengan kondisi ini para siswi-siswi sekolah ini sering di buly oleh siswa -siswa sekolah lain di Kota SoE.

” Berterimakasih, Lega dan nyaman serta terbantukan dalam proses belajar mengajar, siswa seolah-olah merasa percaya diri dalam mengembangkan potensi diri di SMKN Batuputih karena secara psikologi merasa setara dengan siswa di sekolah lain dengan hadirnya bangunan baru ini,” kata Wakil Kepala Sekolah, Beny Okran Neonane Kamis 9 Januari 2020.

Menurut Beni, awal mula sekolah ini mendapat bantuan, ketika ketua majelis GMIT wilayah Mio Pdt. Diana Oematan, S.Th memperkenalkan pihak sekolah SMKN Batuputih yang berlokasi di Deda Oebobo Kecamatan Batuputih Kabupaten Timor Tengah Selatan kepada Yayasan Happy Hearts Indonesia (HHI) atau Yayasan Hati Gembira.

loading...

Dikatakan , selanjutnya oleh pihak yayasan melakukan survei ke sekolah dimana pada saat itu kondisi gedungnya darurat, berlantai tanah, dinding dan atap gunakan daun lontar.

” Setelah 3 bulan kemudian tepatnya di bulan agustus 2019. Mulai dilakukan pembangunan 3 ruang belajar oleh yayasan HHI yang menggandeng donatur dana dari PT. Suara Multi Infrastruktur (SMI),” tutur Wakasek Beny Okran Neonane.

Disampaikan Beny , pembangunan gedung baru dilaksanakan sejak akhir Agustus sampai Oktober 2019, sehingga pada bulan November bangunan baru sudah dimanfaatkan walaupun baru hari ini kamis 9 Januari 2020 dilakukannya peresmian sekaligus serah terima dari yayasan HHI dan PT. SMI ke pihak sekolah.

Wakil Kepala Sekolah Beny Okran Neonane mewakili Kapsek menyampaikan bahwa, siswa, guru dan komite serta orangtua sangat berterima kasih kepada yayasan HHI dan PT.SMI yang telah membantu sehingga SMKN Batuputih boleh memiliki gedung yang layak untuk digunakan.

Beny menggambarkan riwayat suka dan duka SMKN Batuputih dalam perjalanannya, dimana SMKN Batuputih selalu berpindah-pindah lokasi dan satu atap dengan SMPN Batuputih dari tahun 2013,-2017, digedung darurat 2017-2018, dan dilokasi kantor camat Batuputih 2018-2019.

“Hari ini SMKN Batuputih boleh memiliki gedung milik sendiri karena bantuan dari yayasan HHI dan donatur PT. SMI,” jelasnya.

Ia menambahkan, pada tahun 2019 dua jenis bantuan yang didapat SMKN. Batuputih, yakni 3 ruang belajar serta sepatu untuk 148 sisa dan 25 pasang sepatu untuk guru.

” Semunya itu bantuan dari PT.SMI dan yayasan HHI. Dan juga pada tahun 2020 oleh yayasan HHI telah memprogramkan bantuan ATK,” tutup Beny Okran Neonane.

Sementara salah satu siswi SMKN Batuputih, Anaci Tefnay menyampaikan kini kami tidak akan dibuli lagi oleh teman -teman kami yang bersekolah di kota.

” Sekolah kami tidak dari daun lagi dan berlantai tanah. Tapi sudah permanen, berlantai keramik, dinding tembok dan atap seng. kami merasa terangkat mental dan rasa percaya diri serta nyaman untuk belajar di dalam ruang, “urainya dengan bangga. (*Elli)