oleh

JEBOL Sehari Warga di 3 Desa dan 1 Kelurahan di Kota SoE Terlayani

Zonalinenews-TTS,- Program Jemput Bola (JEBOL) membantu masyarakat sehingga warga tidak perlu harus ke dinas. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) Rabu 5 Februari 2020 melakukan pelayanan dokumen kependudukan yang berlangsung di Gereja Mispa Tilo Desa Pusu kecamatan Amanuban Barat. Kegiatan ini dilakukan satu hari sampai selesai dan hasilnya adalah untuk masyarakat bukan saja dari desa pusu namun ada dari desa Nule, desa Mnelalete maupun sebagian dari Kelurahan Kobekamusa kecamatan Kota Soe terlayani.

“Masyarakat harus sadar bahwa di desa saat ini banyak bantuan, oleh karena itu masyarakat harus memiliki identitas jelas baik itu KTP, Akte Perkawinan, Akte anak maupun Akte Kematian bagi yang telah meninggal juga tentunya Kartu Keluarga,” kata Kepala Bidang (kabid) Pencatatan Sipil Disdukcapil TTS, Yon S. Boru.

Menurutnya, yang diurus masyarakat saat ini menjadi dokumen resmi sehingga kedepan bila terdapat bantuan masyarakat bisa dilayani karena mimiliki dokumen.

Oleh karena itu, kewajiban Disdukcapil mendata semua yang dilaporkan masyarakat secara jelas, seperti kalau ada cucunya harus sampaikan jelas sebagai cucu, jangan dilaporkan sebagai anak angkat dan lain sebagainya.

“ini dilakukan agar dalam pendataan tidak salah,”tegasnya.

Dikatakan, Khusus untuk pencatatan Akta Perkawinan maka harus memiliki akta kelahiran oleh pasangan yang akan di aktakan dalam akta perkawinan. Tentunya dari sekian banyak pasangan nikah yang ada saat ini terdapat yang belum memiliki akta kelahiran, sehingga akan diproses terlebih dahulu akta kelahirannya kemudian baru langsung proses akta perkawinan.

“hari ini akta perkawinan langsung didapat oleh pasangan nikah tersebut,”urainya.

Yon Boru menjelaskan, program jemput bola (Jebol) dimaksudkan juga untuk membantu masyarakat sehingga tidak perlu harus ke dinas agar tidak terjadi penumpukan, dan juga membantu menekan biaya yang dikeluarkan masyarakat seperti transport dan lainnya.

“Pelayanan jebol ini tidak dipungut biaya apapun sehingga jangan berpikir nanti selesai kita harus bayar berapa. Tapi semua ini gratis,’ungkap Yon Boro.

Sementara itu ketua pelaksana yang menginisiasi pelaksanaan program jebol di gereja Mispa Tilo desa Pusu. Pdt. Yonas Nenabu, S.Th menyampaikan pelayanan Jebol ini melibatkan masyarakat dari 3 desa di kecamatan Amanuban Barat dan sebagian masyarakat dari Mnelafau yang adalah masyarakat Kelurahan Kobekamusa kecamatan Kota Soe.

Menurutnya,
semua itu adalah umat dari gereja Sonbubun Mnelafau sebanyak 14 pasang untuk Akta perkawinan serta 86 orang anak untuk akte kelahiran. Gereja Toisilu mnelalete 8 pasang untuk akte perkawinan dan 10 orang anak untuk akte kelahiran. Gereja Mispa Tilo 30 pasang akte perkawinan dan 80 orang anak untuk akte kelahiran yang terdiri dari umat yang berdomisili didesa pusu dan desa Nule.

Sementara Kades Pusu, Okto Talan yang turut hadir, menyampaikan pelaksanaan pelayanan Jebol di gereja Mispa Tilo desa pusu adalah hasil kesepakatan bersama antara ketua majelis beserta umat dan disetujui oleh penerintah desa pusu.

Menurutnya kegiatan ini sebagai bentuk dukungan pemerintah desa. Pihkanya juga menyediakan labtop serta print dan tenaga dari perangkat desa yang juga dihadirkan guna membantu apabila masyarakat membutuhkan kelengkapan administrasi bagi yang belum lengkap.

“Kegiatan ini diinisiasi oleh pihak gereja, dan tidak hanya melibatkan masyarakat desa Pusu namun ada juga desa tetangga maupun sebagian umat yang adalah masyarakat kelurahan kobekamusa kecamatan kota soe. Maka kami sebagai aparat desa hadir untuk mendukung terlaksananya kegiatan jebol sampai selesai dan masyarakat mendapatkan dojumen diri baik itu JTP, Akte Akte maupun Kartu Keluarga,” tutur Kades Pusu. (*Elli)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT