oleh

Masyarakat Diminta Waspadai Pungutan Valentine Day Atasnamakan Karang Taruna

ZONALINENEWS-KUPANG,- Masyarakat Kota Kupang diminta mewaspadai berbagai pungutan yang mengatasnamakan Pengurus Karang Taruna Kota Kupang. Fenomena pungutan ini mengemuka, ketika tiba berbagai momen penting, salah satunya Valentine Day 14 Februari 2020 mendatang.

Ketua Karang Taruna Kota Kupang, Stenly Boymau, kepada Zonalinenews, Senin 10 Februari 2020 di Kupang menegaskan, akhir pekan kemarin dia mendapat pengaduan dari masyarakat terkait aktivitas sekelompok orang yang memakai nama Karang Taruna Kota Kupang untuk meminta uang kepada masyarakat.

“Dalam pengaduan itu, warga mencurigai ada perbuatan yang diduga melawan hukum karena dalam proposal tertanggal 3 Februari 2020 itu, tercantum nama ketua Karang Taruna Kota Kupang, saudara¬† berinisial VS. Karena curiga ada sesuatu yang tak beres itulah, mereka menelfon saya untuk konfirmasi apakah pungutan itu atas rekomendasi saya,”tegas Stenly.

Ditambahkannya, setelah pihaknya menelusuri berbagai sumber, termasuk pihak Dinas Sosial Kota Kupang siang kemarin, baik Kadis Sosial, Lodywik Djungu Lape dan staf yang membidangi Karang Taruna, tak pernah ada pengurus Karang Taruna Kota Kupang yang ketuanya, VS seperti tertera dalam proposal.

Pihak Dinsos menyatakan, sejauh ini pengurus yang sah adalah sesuai SK walikota Kupang No 224/KEP/HK/2019 tanggal 5 November 2019. SK tentang Forum Pengurus Karang Taruna Kota Kupang yang ditandatangani walikota Kupang, Jefirstson Riwu Kore ini, ketuanya Stenly Boymau dan Roy Hendriques selaku sekretaris.

“Atas dasar itulah, kami mau informasikan kepada seluruh masyarakat Kota Kupang untuk mewaspadai setiap aktivitas pungutan yang mengatasnamakan Karang Taruna Kota Kupang. Karena sejauh ini kami tidak punya program Valentine Day. Karang Taruna adalah organisasi sosial, yang dalam setiap aktivitasnya tidak melakukan pungutan-pungutan seperti ini. Jikalau ada, wajib bagi kami untuk melampirkan SK kepengurusan dan surat pengantar dari lurah, camat dan Dinas Sosial agar tidak terkesan pungutan liar yang bisa bedampak hukum. Bagi masyarakat, silahkan melaporkan ke pihak berwajib jika aktivitas itu meresahkan,”tegas Stenly.

Masih menurutnya, Karang Taruna Kota Kupang telah membentuk tim investigasi untuk menelusuri aktivitas kelompok ini. Mereka membagikan proposal kepada tokoh-tokoh, dengan nama ketua panitia penyelenggara, berinisial MKN.
Sedangkan dalam cap yang dipakai untuk melegitimasi pungutan mereka, tertera Pemuda Pemudi Karang Taruna Kota Kupang.

Terkait aktivitas pungutan tersebut, maka Stenly menghimbau kepada pihak-pihak yang mengatasnamakan Karang Taruna Kota Kupang untuk segera menghentikan aktivitas mereka.

“Siapapun kalian, apapun motivasinya, kami minta agar segera dihentikan. Berhenti menggunakan simbol-simbol atau nama organisasi Karang Taruna. Jika kalian menganggap bahwa kepengurusan kalian sah, kami ajak untuk duduk bersama Dinas Sosial Kota Kupang untuk mengklarivikasinya. Jika tidak, kami akan tempuh jalur hukum karena tindakan ini adalah melawan hukum karena secara tau dan sadar serta sengaja mencatut nama organisasi lain untuk melakukan pungutan,”tegasnya.(*tim)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT