ODP Flotim Meningkat, Bisa Lockcdown? Pemerintah Minta Masyarkat Taat Himbauan dan Instruksi

ungkap Jubir Satgas. Covid-19 dr. Agustinus Ogie Silimalar
Bagikan:

Zonalinenewa.Com, Larantuka-Orang Dalam Pemantaun (ODP) di Flores Timur mengalami peningkatan dari sebelumnya 2 menjadi 4 orang. 

Penyumbang kenaikan status tersebut salah satunya berasal dari warga Flotim yang kembali dari perantaun. 

“Jadi sekarang ril di Lapangan ada 4 dengan status ODP termasuk  dari penumpang KM. Lambelu,” ungkap Jubir Satgas. Covid-19 dr. Agustinus Ogie Silimalar kepada Media Rabu, 25 Maret 2020 di Posko Badan Penggulangan Bencana Daerah (BPBP) Flores Timur.  

Para ODP tersebut tersebar di 4 Kecamatan yakni Titehena, Ilemandiri, Tanjung Bunga dan Adonara Timur.

Kendati demikian, Jubir Satgas Covid-19  yang juga Kadis Kesehatan setempat dalam penjelasan lanjutan mengatakan penetapan status ODP seseorang melalui tahapan pemeriksaan medis yakni dengan mengukur suhu tubuh. Jika sesorang memilki suhu di atas 37 drajat celcius maka dinyatakan ODP akan tetapi bukan orang tersebut telah positif Civid-19. 

“Kita ukur suhu tubuh, jika di atas normal maka masuk ODP. Tapi bukan positif Corona. Dikarantina 14 hari, dilakukan pemeriksaan medis. Apabila tersapat keluhan batuk dan sesak napas maka dirontgen. Menemukan gejala sama statusnya dinaikan jadi Pasien Dalam Pemantauan (PDP), sambil kita kirimkan specimen penderita ke Lab untuk diperiksa apakah positif corona atau bukan,” urainya.

BACA JUGA:   Sebanyak 77 kasus Keracunan Pangan di NTT Tahun 2014

Menekan angka ODP dan penyebaran Covid-19,  Silimalar berharap masyarakat Flores Timur bisa secara benar serta sadar mentaati dan mengikuti  himbauan maupun instruksi pemerintah dengan membatasi diri bepergian ke daerah lain, tidak berkerumun atau berkumpul baik siang maupun malam hari di area publik, menggunakan masker, menjaga jarak aman antara satu dengan yang lain 1-1,8 meter, menjaga pol hidup sehat dengan terbiasa mencuci tangan sepulang dari bepergian menggunakan antiseptik.

Terpenting mejaga sistem imun tubuh tetap stabil dengan mengkonsumsi makanan dengan kaandungan tinggi vitamin.

Menyinggung soal kemungkinan Flores Timur diLockdown, Kadis Kesehatan ini mengatakan hal itu bisa saja terjadi.

“Lockdown bisa saja. Kita lihat perkembangan,” ujarnya singkat.

Jika terjadi lockdown tentu diikuti dengan dampak lanjutan. “Untuk itu mari sebagai warga Flotim bahu-membahu memerangi corona dengan cara mentaati serta mengikuti himbauan pemerintah sehingga tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan bagi kita sekalian,” pintanya.

Untuk diketahui saat ini Flores Timur memilki 7 Pos Satgas Covid-19 yang terdapat di perbatasan Flotim-Sikka, Pelabuhan Fery Waibalun,  Pelabuhan Laut Larantuka, Bandar Udara, Pelabuhan Waiwerang dan Ileboleng juga  Pelabuhan Menanga.(*MR/RS)

BACA JUGA:   Pemerintah Siapkan RS Undana dan Hotel Sasando Antisipasi Lonjakan Pasien Covid 19

Bagikan:
Advertisement