oleh

Sikka Buka Pintu, Kita Tetap Terima. Kalau Tidak Mereka Mau Ke Mana?

Zonalinenews.Com, Larantuka,-Kepulangan 27 orang penduduk Flotim via pelabuhan laut Lorens Say Maumere disambut dengan tangan terbuka oleh Pemerintah Kabupaten Flores Timur.

Meskipun para warga tersebut datang dari daerah terkonfirmasi Covid-19.

Sikap berbesar hati Bupati Flores Timur Antonius Hubertus Gege Hadjon menyambut kehadiran mereka tentunya memiliki alasan kuat. Dan, kemanusiaan adalah alasan utama.

Alasan lainya tentu saja tak kalah penting yakni “Kalau bukan kita yang terima siapa lagi? Sikka tolak, tempat lain pasti sama. Flotim adalah rumah terkahir mereka. Kita harus terima,” jelas Bupati Anton Hadjon kepada Zonalinenews.Com Selasa, 07 April 2020 pukul 20:40 malam.

Sementara, terkait penanganan terhadap 27 orang dimaksud tetap berpatokan Protap Medis Percepatan Penanganan Covid 19. 

“Mereka bukan posotif Corona. Saya harap masyarakat mau mengerti. Saya sudah tutup pintu Flotim tetapi mereka nekad masuk lewat Sikka. Tentunya mekanisme penanganan mulai dari karantina tetap kita jalankan sesuai Protap,” ungkap Anton Hadjon.

Di sisi lain, orang nomor satu di Kabupaten terujung pulau Flores ini, mengapresiasi dan dan berterimakasih kepada masyarakat yang tidak mudik atau pulang dalam momentum libur Paskah. 

“Saya berterimakasih kepada dan mengapresiasi pengertian baik warga Flotim yang berada di luar dan tidak pulang” ujarnya. 

loading...

27 orang warga tersebut diketahui datang dari Tarakan, Nunukan dan Makassar serta kota lainya dengan menumpang KM. Lambelu yang  turun di pelabuhan laut Sikk-Maumere Senin, 06 April 2020.

Kepulangan mereka menjadi pro kontra antara menerima dan menolak.

Kenapa terjadi demikian? Informasi Satgas Percepatan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Sikka menyebutkan, 3 awak kapal tersebut diketahui positif covid-19 setelah menjalani rapid test. 

27 perantau tersebut, oleh Bupati dengan terlebih dahulu mendapat restu dari pemimpin umat Katolik Dioses Larantuka-Lembata Mgr. Frans Kopong  Kun, Pr rencananya akan menjalani masa karantina selama 14 hari di asrama lembaga pendidikan SMK Pariwisata Ancop milik. (*Ritha Senak. Editor: Mikael Riberu)

loading...

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT