Bupati TTS Perintahkan Camat Kuanfatu Segera Usul Nama Penjabat Desa Olais

Bagikan:

Zonalinenews-TTS,- Akumulasi permasalahan dalam pengelolaan anggaran desa, serta tidak transparannya pelaksanaan pemerintahan di desa Olais dalam mengelola dana desa dan program di desa Olais Kecamatan Kuanfatu Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) oleh Kepala Desa (Kades) Yosepus Nufeto.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) desa Olais bersama kepala dusun 02 Solmun Kase dan RT.01 Paulus Atonis serta tiga orang warga masyarakat, Jumad 22 mei 2020, menemui bupati TTS Egusem P. Tahun, ST.MM di rumah jabatan Bupati.

Ketua BPD Dominggus Tenis kepada bupati Tahun, menyampaikan selama ini dirinya tidak pernah dilibatkan oleh kepala desa dalam penetapan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (RAPBDes) maupun pada saat penyampaian Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) anggaran dan kegiatan yang dilaporkan tahun 2019 serta RAPBDes 2020.

Lanjut Tenis, dirinya selaku ketua BPD desa Olais, tidak mengetahui siapa yang menandatangani dokumen dokumen tersebut sebagai ketua BPD. Dan setelah dirinya cek pada dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD)TTS, semua dokumen usulan baik itu RAPBDes maupun LPJ telah lolos seleksi.

BACA JUGA:   Disrupt Traffic, Pemkot will spruce up the Billboards

Sejumlah pekerjaan fisik rabat beton serta dinding penahan yang tidak selesai dari tahun 2018 hingga saat ini. Bantuan untuk pemberdayaan masyarakat berupa bibit babi tahun 2019 yang hingga saat ini juga tidak jelas, pembangunan rumah layak huni bagi 20 kk tahun 2019 yang tidak terealisasi hingga saat ini. Serta dalam melakukan sensus penduduk secara online masyarakat diwajibkan membayar setiap kk 15000 oleh kepala desa.

“Dalam hal pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dikelola oleh anak kepala desa Olfin Nufeto yang juga sebagai operator desa. Namun tinggal dan berdomisili di desa Nobi nobi kecamatan Amanuban Tengah,” tutur Tenis.

pada kesempatan itu menjelaskan bahwa ketua BUMDes juga diangkat dan dilantik oleh kepala desa serta yang menandatangani surat keputusan kepala desa dari unsur BPD adalah anak kandung kepala desa yang adalah anggota BPD serta saudara kandung Ketua BUMDES.

Berkaitan dengan penyampaian ketua BPD dan rombongan terhadap permasalahan yang ada, Bupati TTS menelepon camat Kuanfatu untuk segera mengusulkan nama penjabat kepala desa olais minggu depan agar segera dinonaktifkan kepala desa definitif saat ini.

BACA JUGA:   Operational funds Rt, Rw and LPM Rises

Bupati TTS juga menyampaikan kepada ketua BPD dan dusun serta RT dan perwakilan masyarakat yang hadir, Bupati akan memerintahkan inspektorat untuk segera melakukan audit khusus terhadap kepala desa Olais dan ini adalah audit yang kedua kali setelah audit pertama tahun 2018 ditemukan dugaan penyimpangan pemanfaatan dana sebesar Rp 130 juta rupaih.

Sehingga kepala desa perlu dinonaktifkan agar dapat fokus menyelesaikan semuanya.

“Sedangkan penjabat kepala desa olais segera menata kembali proses pembentukan RAPBDes perubahan tahun 2020 untuk diusulkan, sehingga anggaran tahun 2020 dapat dicairkan guna membangun masyarakat desa Olais segera,”kata Bupati Tahun.(*Elli)


Bagikan: