Pemda Lembata Hanya Jemput 20 Warganya di Larantuka

Bagikan:

Zonalinenews- Larantuka,- Sebanyak 62 warga Kabupaten Lembata yang berada di Kabupaten Flores Timur (Flotim), Kamis 21 Mei 2020 di Pelabuhan Larantuka menjalani Rapid tes. Rapid tes dilakukan tim medis Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Flores Timur.

Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Flores Timur, dr Ogie Silimalar, mengatakan, 62 warga Lembata hari ini menjalani rapid tes sebelum dikembalikan ke daerah asal mereka.

Sementara itu itu Sekertaris Daerah Kabupaten Flores Timur, Paulus Igo Geroda S. Sos, M. AP menjelaskan 60 orang yang warga Lembata yang masuk dalam daftar Rapid tes, ternyata yang datang melapor adalah ASN.

Menurat Paulus Igo berdasarkan what apps dari Sekda Lembata yang menyatakan bahwa Bupati Lembata meminta yang pulang sesuai penyampaian surat sebanyak 20 orang.

“Mereka sebagian adalah ASN di Lembata dan ditampung Pemda Flotim Selama ini di Hotel Fortuna sebanyak 20 orang. Sebagian di hotel dan sebagian lainnya ditampung dirumah keluarga,” jelas Sekda Flotim.

Ketika ditanya wartawan terkait dengan data sesuai hasil rapid tes sebayak 60 orang lebih warga Lembata berada di Flores Timur sedangkan penjemputan oleh Pemda Lembata berdasarkan nama data sebanyak 20 orang.

BACA JUGA:   Pidato Perdana, Walikota Kupang Ajak Dewan Bangun Kota Kupang Bebas KKN

Sekda Flotim, Paulus Igo menjelaskan dirinya kasihan juga dengan kondisi ini, namun penyampain dari Sekda Lembata seperti itu, sehingga dirinya akan melaporkan kondisi ini ke Bupati Flores Timur.

Sementara itu Sekertaris Daerah kabupaten Lembata, Paskalis Ola Tapobali, ST. MT via telpon ketika ditanya dengan penjemputan 20 warga Lembata di Kabupaten Flores Timur Besok Jumat 22 Mei 2020 menjelaskan berdasarkan data yang diterima dari Kabuoaten Flores Timur sebanyak 20 warga Lembata yang berada di Larantuka.

“Bila terjadi penambahan orang lagi maka sesuai dengan data yang dikirim pemda Flotim maka berdasarkan pernyataan Bupati Lembata sesaui data sebanyak 20 orang sehingga besok penjemputan hanya 20 orang berdasarkan data yang disampaikan,” tutur Paskalis.

Untuk tahap pertama penjemputan, kata Paskalis sebanyak 20 orang, penambahan lainnya akan dikordinasikan.(*Rita Senak/MR)


Bagikan: