oleh

4 Warga Bima di Ngada Terduga Penyalahgunaan Narkoba Diringkus Polisi

Zonalinenews-Ngada,- Satuan Tugas Tim Gabungan Satuan Intelkam dan Satuan Reskrim Polres Ngada menangkap 4 (empat) orang terduga pelaku penyalahgunaan Narkoba, di Jalan Pasar Bobou Kampung Boroga, RT 04/RW 01, Kelurahan Faobata Kecamatan Bajawa Kabupaten Ngada, tepatnya di kos-kosan milik MMS.

Tim Gabungan Satuan Intelkam dan Satuan Reskrim Polres Ngada dibawah pimpinan Kasat Reskrim Polres Ngada IPTU Anggoro C. Wibowo, S.I.K dan Kasat Intelkam Polres Ngada IPTU Thobias Ndolu Eoh dan Anggota yang terdiri dari Bripka Evodius Mawo, Bripka Sirilus B. Loa, Bripka Yohanes Noka, Brigpol Ferdy Minabelo dan, Briptu Didik Septiantono, melakukan tangkap tangan terhadap dugaan Tindak Pidana penyalahgunaan Narkoba sejenis (sabu-sabu).

Kapolres Ngada, AKBP Andhika Bayu Adhittama saat menggelar jumpa media, Jumat 5 Mei 2020 menjelaskan bahwa pada Selasa, 26 Mei 2020 sekitar pukul 15:30 wita berdasarkan informasi awal dari masyarakat yang dilaporkan kepada Pihaknya sehingga dirinya memerintahkan tim untuk melakukan penyelidikan, setelah di dapat cukup informasi, dirinya memerintahkan tim untuk melaksanakan penindakan berupa penangkapan terhadap 4 (Empat) orang pelaku dan 1 (satu) orang melarikan diri.

“Adapun tersangka diantaranya,1 SR (31tahun), pekerjaan pedagang bawang, agama Islam, kewarganegaraan Indonesia, suku Bima/ NTB, berdomisili di Keluharan Kisanata, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, 2 WS (23 tahun) pekerjaan pedagang bawang, agama Islam, kewarganegaraan Indonesia, suku Bima/ NTB, berdomisili di Kelurahan Trikora, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, 3.IS (19 tahun), pekerjaan pedagang bawang, agama Islam, kewarganegaraan Indonesia, suku Bima/ NTB, berdomisili di Kelurahan Trikora, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada,” ungkap Kapolres.

Dikatakan Kapolres, pada saat penindakan yang dilakukan oleh Tim salah seorang pelaku bernisial S sempat melakukan perlawanan terhadap petugas, sehingga dilakukan tindakan tegas terukur dengan menembak pelaku tersebut sebanyak 1 kali di bagian paha sebelah kanan.

Setelah dilakukan penangkapan Tim berkoordinasi dengan Sat Resnarkoba Polres Ngada untuk dilakukan tindakan Kepolisian lebih lanjut berupa penggeladahan dan olah TKP. Penggeladahan disaksikan sendiri oleh Ketua RT Hendrikus Tiwu dan pemilik kos-kosan dengan inisial (MMS).

Barang bukti yang diamanakan kata Kapolres ,1. (Satu) buah botol alat hisap (bong), 2. 1 (Satu) saset kecil yang didalamnya terdapat serbuk yang diduga sabu dengan berat kurang lebih 0,44 gr,
3.2 (Dua) buah pemantik/korekapi 4.1 (Satu) buah pipet/alat hisap.

“Untuk Barang Bukti sendiri masih dilakukan pengembangan oleh Tim Gabungan, pada pukul 19.30 Wita pelaku yang melarikan diri tersebut datang menyerahkan diri ke Mako Polres Ngada dengan identitas : IA (25 tahun), pedagang bawang, muslim, WNI, suku Bima/NTB, berdomisili di Kelurahan Trikora, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, pelaku yang mendapat luka tembak langsung diobati di RSUD Bajawa, dan sekaligus kepada ketiga pelaku tersebut dilakukan pemerikasaan/ tes urine di RSUD Bajawa,” jelas AKBP, Andhika Bayu.

Ia menambahkan, Kasus ini telah dibuatkan laporan polisi model “A” dengan nomor : LP-A/ 68 / V / 2020/ NTT/ Res Ngada tanggal 26 Mei 2020. Penanganan dan pemeriksaan selanjutnya dalam proses penyidikan dilaksanakan oleh Sat Resnarkoba dibawah pimpinan Kasat Resnarkoba Polres Ngada IPDA Gerson Semuel Kadek.

Untuk Sementara menurut Kapolres Ngada, terhadap para pelaku dikenakan pasal 112 ayat 1 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman Pidana paling singkat 4 tahun paling lama 12 tahun dengan denda paling sedikitRp 800.000.000,-dan paling banyak 8 Milyar. Dan saat ini Sat Resnarkoba sedang melakukan penyidikan dan mendalami kasus tersebut.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah membantu kami dalam memberikan informasi, sehingga Polres Ngada dapat menangkap para pelaku, dan kami menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Ngada agar tetap menjaga situasi kamtibmas sebagaimana kita ketahui bahwa di Media Sosial terutama Facebook banyak postingan tentang kasus ini dan mendapat tanggapan / komentar dari para netizen yang sifatnya ancaman dan intimidasi terhadap para pelaku,” ungkap Kapolres Ngada.(*tim)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT