oleh

Ini Penggunaan Anggaran APBD Kota Kupang Senilai 48,5 Miliar Untuk Covid-19

ZONALINENEWA.COM -KUPANG, Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kupang, Ernest S. Ludji mengatakan, untuk anggaran rasonalisai APBD Kota Kupang tahun 2020 senilai 48,5 miliar untuk penanganan Virus Cirona atau Covid – 19.

Menurut dia, 17 miliar diperuntukan bagi penaganan medis dan 31 miliar lebih diperuntukan bagi social sefety net yang akan disalurkan kepada 23 ribu lebih kepala keluarga (KK) non KPM atau warga yang terdampak Covid – 19, namun belum pernah menerima bantuan apa – apa dari Pemerintah Pusat berupa PKH, BLT, bantuan sembako murah dan bantuan sembako dari Peresiden Joko Widodo (Jokowi).

“Anggaran 17 miliar yang diperuntukan bagi medis itu saat ini sedang berjalan untuk pengadaan APD, Masker dan untuk tim Gugus Tugas Covid – 19 Kota Kupang yang mengurus jenazah Covid – 19 Khusus di Kota Kupang. Sedangkan anggaran 31 miliar lebih diperuntukan bagi social sefety net yang akan disalurkan kepada 23 ribu lebih kepala keluarga (KK) non KPM itu akan disalurkan dalam waktu dekat berupa bantuan sembako gratis,” kata Ernest saat diwawancarai zonalinenews.com di ruang kerjanya, Kamis 11 Juni 2020.

Dia mengugkapkan, sebayak 23 ribu lebih KK terdampak Covid – 19 yang belum pernah menerima bantuan dari Pusat ini akan dicover melalui APBD Kota Kupang dari realokasi dan revokosing anggaran.

Selain itu lanjut Ernest dana senilai 48,5 dari APBD Kota Kupang untuk penaganan Covid – 19 ini sudah dilakukan rasonalisasi oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) yang langsung dipimpin oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Kupang selaku ketua TPAD Kota Kupang.

“Tentunya penanganan resonalisasi melibatkan anggota – anggota TPAD yang lain sesuai dengan potensi rasonalisasi diberbagai dinas dan perangkat daerah. Tapi pada prinsipnya seluruh dinas, badan kantor, dan dana dari kecamatan juga terkena dampak dari upaya realokasi dan refokusing anggaran,” ungkap dia.

Namun, ketika ditanya soal apakah anggaran untuk penaganan Covid – 19 ini juga diambil dari dana DBD, dia mengatakan tidak. Sebab, DBD sendiri menjadi fokus Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang karena Kota Kupang adalah daerah endemi.

“Penaganan Covid – 19 ini tidak semerta – merta menghilangkan penanganan terhadap DBD,” jelas Ernest. (*hayer)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT