oleh

Lewat Asisten I, Pemerintah Flotim “Bujuk” Warga Sagu Adonara Ikut Rapid Test

Zonalinenews-Adonara,- Pemerintah Kabupaten Flores Timur melalui Asisten I Sekda Kabupaten Flores Timur Rabu 3 Juni 2020 mengajak masyarakat Binongko desa Sagu Kecamatan Adonara yang sempat kontak dengan pasien 02 Positif Covid-19 untuk dilakukan rapid test.

Ajakan tersebut dilakukan karena sebelumnya 22 Warga desa Sagu menolak untuk dilakukan rapid tes.

Asisten I Sekda Kabupaten Flores Timur, Abdul Razak Cakra dihadapan warga sagu saat pertemuan menjelaskan dirinya berbahagia sekali ditunjuk Bupati Flores Timur memimpin Tim Gugus Tugas Covid 19 datang ke desa sagu bertemu dengan masyarakat Sagu.

“Saat ini kita melihat pademi covid-19 sesuatu yang menakutkan, padahal tidak, kalau kita mau menerapkan pola hidup sehat. Dalam pandangan Islam kebersihan adalah sebagian dari Iman Kita, maka dalam prespektif Iman Islam diakhir jaman banyak fitnah yang terjadi dan mereka yang selamat senantiasa adalah mengikuti petunjuk Allah dan sunah Nabi diantaranya menjaga wudhu-wudhu kita dan sholat kita ditunaikan dengan baik,” ungkap Abdul Razak.

Sebagai umat Islam kata Razak, 2 hal penting dalam hidup yang harus dipahami yaitu yang pertama adalah ikhtiar dan yang kedua adalah doa. Tapi kedua-duanya ibarat dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan satu dengan lain.

“Di jaman rasullah sahabat datang membawa ontanya kemudian dilepaskan begitu saja. Rasullah tanya kenapa kamu tidak tambatkan onta mu. Jawab sahabat saya tawakal kepada Allah, kalau pung ontanya dicuri saya tawakal kepada Allah. Rasullah marah tidak boleh seperti itu, lakukan ikthiar dulu baru tawakal kepada Allah,” jelas Razak.

Dalam konteks itu ungkap Asisten I Pemda Flotim, hari ini jajaran pemerintah datang kesini untuk menyampaikan mengapa, karena negara ini mempunyai 4 tugus pokok yang harus dilaksanakan, yang pertama melindungi seganap warga negara dan kedua adalah memajukan kesejahteraan umum dan ketiga mencerdaskan kehidupan Bangsa dan keempat ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan peradamaian abadi berdasarkan keadaialan sosial.

“Hari ini kita bicara dua melindungi segenap Bangsa dan memanjukan kesejehtaraan umum, ketika WHO menetapkan covid-19 sebagai sebuah pamdemi artinya bahwa penyakit itu melanda dunai maka tidak Flores Tumur terkecuali sebagai bagian intregral dari negara kesatuan Republik masayaraakat harus disiagakan untuk menghadapi ancaman covid-19. Maka dari itu kembali kita ke Iman memang dalam Al-Quran mengajarkan kita bahwa semua kejadi terjadi di dunia atas ijin Tuhan. namum bukan kah kita sakit kita harus cari obat untuk minun dan ini merupakan bagian dari ikhtiar,” ungkap Razak.

Ditegaskan Abdul Razak Cakra, demi Allah dirinya bersumpah dengan jabatan, maka untuk memastikan seseorang terjangkit covid-19 adalah rapid test. (*Rita S/MR)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT