oleh

Sopir Mobil Pengangkut Ikan di Sikka Unjuk Rasa Terkait Penutupan Jalan Nagekeo – Ngada

Zonalinenews-Sikka,- Puluhan sopir mobil pengangkut ikan yang berasal dari Maumere mendatangi Kantor Bupati Sikka Senin 1 Juni 2020.

Mereka mempersoalkan penghalangan, penghambatan serta penutupan perjalanan mereka untuk mengantar ikan oleh pihak Gugus Tugas Covid-19 di Paubuku, perbatasan Kabupaten Nagekeo dan Kabupaten Ngada.

Dihadapan Bupati Sikka, Juru Bicara sopir mobil ikan Lambertus Sino, menyampaikan pihaknya mengharapkan agar jangan terjadi lagi penutupan portal perbatasan untuk mobil ikan yang merupakan salah satu mobil pengangkut logistik.

Lanjut Usno, panggilan akrab Lambertus Sino, pihaknya tidak diperbolehkan untuk melewati perbatasan sementara mereka sudah melengkapi dokumen perjalanan berupa surat jalan dari Dinas Perhubungan, surat keterangan bebas Covid-19 dari Satgas Covid-19, Surat Keterangan Rapid Test dari Klinik, surat-surat kendaraan berupa SIM, STNK dan Buku KIR dan Surat dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sikka tempat kami mengambil ikan.


Kami juga sempat mempertanyakan semuanya kepada petugas perbatasan Ngada-Nagekeo tapi petugas dari POL PP dan Polisi malah memukuli kami, dari kami ada yang disuruh memasang telinga di knalpot mobil dan mobil itu digas dan saya sendiri juga mengalami hal itu karena diajak untuk berduel dengan salah satu anggota Pol PP, “ungkap Usno.

Dirinya merasa mereka sangat didiskriminasi sekali terkait perlakuan petugas Posko perbatasan tersebut dan menurutnya kejadian ini sudah berulang-ulang kali.

Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos, M.Si ketika menerima pengaduan sejumlah sopir tersebut mengatakan bahwa saya sangat prihatin dengan kejadian ini.

“Saya sudah mendapatkan laporan kejadian ini dari Dinas Perhubungan dan melalui media sosial”, tambah Bupati Robi Idong, sapaan akbrab Bupati Sikka.

Robi Idong juga melanjutkan, beberapa hari yang lalu ada video converence dengan Gubernur, Wakil Gubernur dan semua Bupati dan Wali Kota bersama semua Forkompinda di Propinsi NTT dan menyepakati untuk tidak ada lagi penutupan jalan di perbatasan apalagi menyangkut kendaraan yang memuat barang-barang logistik dan perdagamngan lainnya.
Semua mobil-mobil tersebut harus tetap beroperasi dengan tetap mengikuti protokoler kesehatan, tegas Robi Idong.
Robi Idong juga menjanjikan bahwa berjanji hari ini juga dirinya akan menindaklanjuti dengan menghubungi Gubernur NTT dan Bupati Ngada karena itu sudah ada persetujuan untuk pembukaan jalan tersebut.(*Erick)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT