oleh

Terpilih Jadi Putri Duta Bahasa NTT 2020. Elsy Dhamayanti: Pakian Adat Alor Bawah Keberuntungan

Zonalinenews-Kupang,-Ajang Pemilihan Duta Bahasa NTT diadakan setiap tahun oleh Kantor Bahasa Provinsi NTT. Tahun ini 2020, gadis cantik kelahiran 27 Maret 2002, Ni Luh Putu Elsy Savitri Dhamayanti, akhirnya dinobatkan menjadi Putri Duta Bahasa Nusa Tenggara Timur (NTT), 17 Juli 2020, di Hotel Sahid T-More Kupang.

Kepada reporter Zonalinenws, melalui telepon selulernya, Elsy Dhamayanti menyampaikan, masih tidak percaya bisa terpilih sebagai juara Satu, namun dirinya sangat bersyukur karena baru pertama kali ikut ajang pemilihan duta bahasa.

“Puji Tuhan terpilih sebagai pemenang pertama putri Duta Bahasa Nasional NTT 2020, masih tidak percaya namun sangat bersyukur dipercayakan oleh Tuhan, dan kantor Bahasa Provinsi NTT untuk berkembang bersama, dan mewakili NTT ke ajang Nasional nanti,” kata Elsy Sapaan Akrabnya.

Elsy Dhamayanti berkisah, pertama kali tahu tentang ajang Duta Bahasa adalah ketika melihat foto Duta Bahasa NTT Tahun 2019 yang sedang berada di istana Negara, sekedar lewat di beranda media sosialnya setahun yang lalu.

“Wahhh keren sekali” Pikirnya. Lalu, setahun setelahnya, dipertemukan dengan Kantor Bahasa NTT lewat Lomba Vlog Kreatif beberapa bulan lalu. Saat itu, Ia (Elsy) mendapatkan Juara Harapan 2 di lomba tersebut.

Setelah itu, Elsy bertutur, poster pembukaan pendaftaran Duta Bahasa 2020 muncul di beranda instagram Kantor Bahasa NTT. Mulai munculah motivasi untuk mendaftar, selain foto yang terlintas di beranda setahun lalu adalah kesempatan yang Ia kira tidak akan bisa terulang kembali.

Elsy bilang Ia sudah pastikan, sebagian besar kegiatan serba daring dikarenakan situasi pandemi Covid-19. Sehingga Ia mengambil kesempatan untuk mendaftarkan diri pada ajang Duta Bahasa NTT 2020, sebab tidak menganggu kulianya yang baru Ia mulai itu.

“Saya baru lulus kuliah, jadi masih mengikuti perkuliahan serba daring. Sehingga menurut saya, tidak ada kendala yang berarti untuk sekedar mencoba. Selain itu, saya juga melihat ajang ini lebih sebagai ajang pengembangan diri, dan menambah relasi dibandingkan sebagai ajang perlombaan. Jadi, tidak terlalu ada beban untuk menang sebenarnya,” tutur Elsy, gadis cantik yang baru lulus kuliah lewat jalur undangan (SNMPTN) di Universitas Negeri Malang.

Alumni SMA Negeri 3 Kupang itu berpesan, muda-mudi NTT jangan pernah berhenti mengembangkan kemampuan berbahasa, dan wawasan kebudayaan. Selalu utamakan Bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah, dan kuasai bahasa asing. Sebab, bahasa bukan hanya sebagai alat komunikasi, tetapi lebih dari itu, bahasa adalah cerminan dari kepribadian dan identitas kita.

“Sebagai kaum muda-mudi, ini tangung jawab moral kita semua untuk terus berkarya, mengembangkan kemampuan berbahasa dan kebudayaan. Utamakan bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah, dan selalu utamakan bahasa asing. Bahasa adalah cermin kepribadian kita,” pesan Elsy.

Elsy menyampaikan ucapan terima kasih kepada orang tua dan pihak penyelenggara kegiatan itu, Kantor Bahasa Provinsi NTT, karena sudah mau menerima kelebihan dan kekurangannya.

“Semoga kita selalu bisa bekerja sama dalam mewujudkan misi, dan mengharumkan nama NTT di tingkat Nasional nanti. Terima kasih,” Kata Elsy Dhamayanti, bersyukur.

Ketika ditanya terkait pakian adat yang digunakan, spontan Elsy Dhamayanti menjawab, sebenarnya semua pakaian adat di daerah NTT adalah sama indahnya dengan keunikan masing-masing.

“Nah. Kebetulan, pakaian adat Alor adalah salah satu yang saya miliki sendiri, lengkap dengan gaun dan aksesorisnya. Tetapi, memang sejak awal, pakaian adat Alor sepertinya juga membawa ‘keberuntungan’. Sebab, ini kali kedua saya memakai pakaian adat Alor dan meraih juara Satu dalam perlombaan. Sebelumnya, Tahun 2019 saya tampil juga menggunakan pakaian adat Alor ini, dan mendapatkan juara Satu dalam lomba pidato pameran HUT RI, di Lasiana Kupang,”kata Elsy, terharu.

Informasi yang berhasil dihimpun Zonalinenews, awalnya peserta yang mendaftar berjumlah 112 orang, dan yang lolos seleksi administrasi 85 orang. Proses penyeleksiannya diadakan mulai dari tahap seleksi administrasi Tanggal 28 Mei, tes UKBI tanggal 4 Juni, tes wawancara tanggal 8-11 Juni.
Pembinaan 30 besar tanggal 18, 19, 22 Juni, secara daring. Sedangkan untuk Dua tahap terakhirnya, yaitu unjuk bakat 16 Juli dan acara puncak 17 Juli, dilakukan tatap muka di Hotel Sahid T-More Kupang.(*Erson)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT