oleh

Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi 6 Korban Kapal Tenggelam di Perairan Pukuafu

ZONALINENEWS.COM – KUPANG, Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Pol Air dan TNI – AL berhasil evakuasi enam korban tenggelam Kapal Nelayan Kasih 25 tujuan Tablolong Kabupaten Kupang – Rote Ndao di Perairan Pukuafu Selat Rote Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu 5 Juli 2020.

Kapala SAR Kupang, Emy Freezer mengungkapkan, total jumlah korban kapal tenggelam tersebut sebanyak 28 orang, dari 28 orang ini sebanyak 12 orang Anak Bua Kapal (ABK) dan 16 orang lainnya adalah penumpang kapal.

Menurut dia, dari total 28 orang korban yang berhasil ditemukan 21 orang, dua orang meninggal dunia dan 19 orang selamat.

“Dua orang korban selamat ini pertama kali ditemukan oleh KM Bahari Express,” ungakap Freezer kepada wartawan di Pelabuhan Tenau Kupang, Minggu 5 Juli 2020 sekira pukul 21.30 wita.

Dia mengatakan, sebanyak 17 orang korban dievakuasi ke Kabupaten Rote Ndao, tiga diantaranya adalah Nahkoda dan ABK Kapal Kasih 25.
“Korban yang dievakuasi ke Kupang oleh Tim SAR Kupang dengan menggunakan KN SAR Antareja sebanyak enam orang dan dua menggunakan KM. Bahari Express dua orang, sehingga total korban dievakuasi ke Kupang adalah sebanyak 8 orang dan yang dievakuasi Kabupaten Rote Ndao tersisa 14 orang,” kata Freezet.

Dia menjelaskan, dari 17 orang korban yang dievakuasi ke Kabupaten Rote Ndao, yang tiga diantaranya adalah adalah Nahkoda dan ABK Kapal Kasih 25 itu kembali ikut ke laut menggunakan perahu untuk mencari korban yang lain.

“Korban yang hilang hingga saat ini sebanyak enam orang,” ujar Freezer.

Lanjut dia, Tim SAR Kupang berencana malam ini untuk melakukan melanjutkan pencarian tujuh korbah yang belum ditemukan tersebut.

“Saat ini di lokasi masih ada KM Rips 10 Kupang, Kapal Patroli Sat Pol Air Kabupaten Rote Ndao dan lima perahu nelayan yang masih melakukan pencarian korban,” jelas Freeser.

Dia menambahkan, tenggelamnya Kapal Nelayan Kasih 25 tersebut diakibatkan cuaca buruk.

Tenggelamnya Kapal Kasih 25 di Pukuafu Faktor Cuaca Buruk

Tenggelamnya Kapal Nelayan Kasih 25 di tujuan Tablolong Kabupaten Kupang – Rote Ndao di Perairan Pukuafu Selat Rote Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mengangkut 28 orang pada Minggu 25 Juli 2020 diakibatkan cuaca buruk.

Hal ini dikatakan Kepala Tim SAR Kupang, Emy Freezer kepada wartawan di Pelabuhan Tenau Kupang, Minggu 5 Juli 2020 sekira pukul 21.30 wita.

Menurut dia, Kapal Kasih 25 tersebut bergerak dari Tablolong sekira pukul 9 pagi. “Kemungkinan terbesar tenggelamnya Kapal Kasih 25 ini karena faktor cuaca buluk,” ungkap Freeser.

Dia mengatakan, BMKG sudah merilis dalam dua hari kemarin samp lima hari kedepan ketinggian gelombang di Perairan Pukuafu Selat Rote tersebut kemungkinan bisa mencapai 4 meter dengan kecepatan angin 30 – 40 kilo meter perjam.

“BMKG sudah memberikan informasi peringatan dini, bahwa untuk kapal – kapal kelas medium kebawa agar bisa mengurangi aktifitas di perairan. Sebab, mengingat selat pukuafu ini merupakan pertemuan dari beberapa arus dan juga resiko terjadinya kecelakaan lebih tinggi karena kami sering menangani kegiatan pencarian di selat pukuafu,” jelas Freezer. (hayer) (hayer)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT