oleh

Di Nangaroro, Remaja 19 Tahun Ditemukan Tewas Gantung Diri

ZonalineNews, Mbay – Warga Nangaroro dikejutkan dengan kabar meninggalnya remaja berumur 19 Tahun dengan cara tidak wajar. Pasalnya remaja tersebut ditemukan dalam kondisi gantung diri. Rabu, 05/ 08/ 2020.

Dihubungi media ini, Kapolsek Nangaroro
Ipda Abubekar Le membenarkan kejadian tersebut.

Ipda Abubekar mengatakan hari ini Rabu, 05/ 08/2020 pukul 06.25 WITA menerima laporan dari Welem Masa salah satu warga Nangaroro bahwa di rumah jabatan camat Nangaroro, Kelurahan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo ada orang meninggal dengan cara gantung diri.

Setelah menerima laporan anggota kepolsian yang dipimpin langsung Kapolsek Nangaroro langsung menuju lokasi kejadian tepatnya di belakang dapur milik camat Nangaroro guna lakukan olah tempat kejadian perkara.

Korban diketahui bernama Erwin Elwald Jogo Loe, umur 19 tahun. Desa Bidoa, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo. Korban tinggal bersama camat Nangaroro Gaspar Taka karena paman kandung.

Korban baru tamat sekolah di SMAN Setiawan Nangaroro.

Berdasarkan keterangan saksi Ucok ( 17 ) menerangkan bahwa ketika hendak ke kamar mandi yang rumahnya bersebelahan dengan rumah jabatan camat Nangaroro tanpa sadar melihat ke kiri ada orang berdiri.

“Tapi saya terus perhatikan ko dia( Korban) tidak bergerak. Saya langsung teriak panggil bibi Paskalina Mogi Tega yang berada disamping rumah. Bibi langsung teriak panggil Gaspar Taka ( Camat Nangaroro ) dan melihat sudah tidak bernyawa,”ungkap Ucok.

Sementara itu saksi Moris Taka, ( 20 ) menerangkan bahwa kemarin sore pukul 15.00 WITA, Korban kelihat gelisah mondar mandir tapi tidak menceritakan apa persoalannya. Terus mengambil Motor Dan Star tapi mesin tidak hidup karena bensin habis.

“Lalu saya mengatakan kamu pake kendaraan saya saja. Korbanpun Ke Aegela menemui mama kandungnya, karena lama tidak pulang ke rumah. Saya menyusul dengan menggunakan motor tapi tidak ketemu dengan korban. Ketika saya tiba di rumah sekitar pukul 19.00 WITA, saya milhat motor saya sudah parkir di samping rumah. Korban sendiri tidak ada dan saya tunggu hingga pukul 23.30 WITA korban belum kembali sampai saya ketiduran.

Kaget, tadi saya dengar teriakan tetangga samping rumah katanya ada orang gantung diri. Seketika saya bangun dan pergi melihat bahwa korban sudah meninggal dalam posisi gantung diri dengan menggunakan tali nilon,”ungkap Moris.

Sementara itu, Gaspar Taka yang menjabat sebagai camat Nangaroro selaku paman kandung mengatakan bahwa semenjak kemarin dirinya mengurus masalah tanah yang merupakan aset PemDa Nagekeo hingga pukul 14.15 WITA. dirinya langsung bertemu Bupati Nagekeo untuk laporan hasil tersebut.

Menurut Gaspar, Untuk urusan tersebut hingga pukul 23.15 WITA. Dengan kondisi cukup lelah dirinya langsung tidur setibanya dirumah.

“Pagi tadi saya kaget setelah dengar ada teriakan tetangga dari sebelah rumah. Saya kaget melihat anak saya tidak bergerak dalam posisi gantung diri. Saya melihat anak saya itu, sudah kaku dan air liur atau busa keluar dari mulut dan hidung dan saya langsung kontak kapolsek Nangaroro,”ungkap Gaspar Taka.

Atas kejadian itu, Kapolsek Nangaroro dan jajaran melakukan koordinsi dengan dengan pihak kesehatan di Puskesmas Nangaroro untuk evakuasi korban guna lakukan visum. (*Shaver/TIM)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT