oleh

Pangdam IX / Udayana Pimpin Langsung Upacara Penerimaan Satgas Pamtas RI – RDTL

ZONALINENEWS.COM – KUPANG, Pangdam IX / Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara pimpin secara langsung kegiatan upacara penerimaan Satgas Pamtas RI – RDTL sektor barat Yon Armed 3/105 tarik, Satgas Intel dan Satgas Bantuan periode Agustus 2020 – April 2021, pada Kamis 6 Agustus 2020, sekira pukul 14.00 wita di Lapangan Upacara Mako Lantamal VII/ Kupang.

Dalam sambutannya, Pangdam IX / Udayana mengungkapkan, perlu diketahui bersama sesuasi dengan kebijakan pimpinan TNI, bahwa operasi pengamanan perbatasan RI – RDTL dilaksanakan selama sembilan bulan. Menurutnya Satgas yang baru akan mengatikan Satgas Unit 132 Bima Sakti yang bertuigas di sektor barat. “Untuk itu saya perintahkan kepada seluruh prajurit yang tergabung dalam Satgas Pamtas RI – RDTL agar melaksanakan tugas secara optimal. Sebab, tugas Satgas Pamtas RI – RDTL adalah melaksanakan sebagian tugas TNI dalam menegakan kedaulatan bangsa dan negara,serta mengaja keutuhan wilayan negara kesatuan RI dan melindungi segenap tumpah dan darah Indonesia,” kata Pangdam IX / Udayana.

Pangdam IX / Udayana mengatakan, beberapa persoalan yang masih sering terjadi di perbatasan RI – RDTL adalah peredaran senjata gelap, penyelundupan dan pelintas batas ilegal. “Dibeberapa titik perbatasan juga masih ada wilayah yang menjadi sengketa tapal batas, yang perlu dilaksanakan pembinaan dan pengawasan secara khusus,” ungkap Mayjen TNI Kurnia Dewantara.

Selain itu lanjut Mayjen TNI Kurnia Dewantara sebagai garda terdepan pengamanan perbatasan RI – RDTL juga harus mencerminkan kepribadian bangsa Indonesia. “Para prajurit sekalian harus memberi suri toladan bagi masyarakat sekitar perbatasan, sehingga mereka tergugah untuk ikut menjaga perbatasan RI – RDTL. Setelah kegiatan upacara ini para prajurit akan melaksanakan pergeseran pasukan menuju pos masing – masing. Untuk itu saya perintahkan taati pereturan yang berlakuk dan utamakan faktor keamanan dalam perjalanan,” kata Pangdam IX / Udayana.

Pangdam IX / Udayana menambahkan, prajurit harus mempelajari karakteristik medan, budaya, adat istiadat, situasi dan kondisi daersah setempat, sehingga bila terjadi permasalahan yang tidak diinginkan bisa segera diambil tindakan yang tentunya tidak bertentangan degan hak asasi manusia maupun adat istiadat dan norma yang berlaku. “Laksanakan tugas dengan baik sesuai dengan protap dan kebutuhan yang berlak, kuasai tugas dan tanggung jawab serta terapkan prosedur pengamanan pelintas batas dan cara penganan kerja sama yang baik dengan kantor dan dinas atau intansi terkait lainnya. Adakan koordinasi dengan aparat keamanan di RDTL apabila terjadi pelanggaran segera koordinasikan dan tangani secara prosedural serta propolsional. Dan selain itu juga prajurit harus tetap patuhi protokol kesehatan Covid – 19,” tutup Mayjen TNI Kurnia Dewantara. (*hayer)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT